<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130321">
 <titleInfo>
  <title>PENANGANAN FELINE LOWER URINARY TRACT DISEASE PADA KUCING PERSIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Auzikni An Asykura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan - Kesehatan Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 &#13;
​Gangguan pada saluran urinaria merupakan salah satu dari berbagai masalah yang dapat terjadi pada hewan kesayangan, terutama kucing. Urolithiasis, gagal ginjal, infeksi saluran kencing merupakan contoh gangguan pada saluran urinaria yang kerap menjadi masalah pada kucing. Komposisi dan cara pemberian pakan yang kurang tepat dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh kucing tersebut. Pakan yang kurang tepat dapat berpengaruh terhadap tingkat keasaman (pH) urine, volume urin, dan konsentrasi urin yang dapat menyebabkan terbentuknya mineral berlebihan pada urin. Kucing Mino dilakukan pemasangan kateter urin ukuran 3 1/2 Fr dan dilakukan flushing menggunakan NaCl fisiologis 0,9%. Kucing Mino juga diberikan pemasangan infus menggunakan NaCl yang telah dicampurkan 0,5ml hematodin dan 0,5ml biodin. Hewan diresepkan obat berupa antibiotik ciprofloxacin 5mg/kg q12h dengan jumlah pemberian 14mg q12h, Sonchi folium 125mg, Orthosiphonis folium 125mg diberikan 1/2 tablet per hari selama 7 hari. Pakan diganti menggunakan pakan urinary (Canin Royal Urinary Care) selama 6 bulan. Kesimpulan kegiatan ini dari hasil pemeriksaan fisik dan tanda klinis, kucing mino didiagnosis mengalami Feline Lower Urinary Tract Disease. Dengan terapi yang diberikan selama 1 minggu masih ditemukan pada sedimen urin positif FLUTD sehingga diberikan terapi lanjutan. Pada hari ke – 24 sedimen urin diuji kembali, dan urin sudah negative FLUTD.&#13;
 &#13;
Kata kunci: Kucing; Infeksi Saluran perkemihan (FLUTD)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130321</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 22:33:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 09:44:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>