<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130265">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI SPRAYER ELEKTRIK PADA USAHATANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN KUTA BARO  KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MIERVINA NISA UL CHAIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Alat dan mesin pertanian (Alsintan) memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung peningkatan produksi pertanian, yang krusial seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, menurunnya daya dukung lahan, dan rendahnya intensitas pertanaman. Teknologi pertanian sangat penting untuk mencapai pertanian berkelanjutan, karena dapat meningkatkan produksi dan efisiensi dalam usahatani. Salah satu teknologi tepat guna yang perlu dikembangkan adalah sprayer elektrik, yang digunakan untuk menyemprotkan cairan seperti pestisida dan pupuk cair ke tanaman. Sprayer elektrik menggunakan baterai aki isi ulang untuk menghasilkan semprotan, dan dapat memberikan banyak keuntungan dibandingkan sprayer manual, seperti efisiensi tenaga, distribusi cairan yang lebih merata, dan pengurangan dampak lingkungan. Di Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, adopsi sprayer elektrik telah dilakukan oleh sebagian petani. Namun, tingkat adopsi teknologi ini belum optimal, dengan beberapa petani masih menggunakan sprayer manual yang memiliki berbagai kelemahan, termasuk kebutuhan tenaga fisik yang besar, ketidakpastian dalam aplikasi, dan efisiensi yang rendah dalam penggunaan bahan kimia. Penelitian ini bertujuan bertujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sprayer elektrik lebih menguntungkan, mengetahui tingkat adopsi sprayer elektik dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi adopsi sprayer elektrik pada usahatani hortikultura di Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pada penggunaan sprayer elektrik dan penggunaan sprayer manual dimana pada biaya produksi, jumlah produksi dan pendapatan. Penggunaan sprayer elektrik terbukti lebih menguntungkan bagi petani hortikultura. (2) Pada tahap-tahap adopsi sprayer elektrik petani telah menunjukkan tingkat kesadaran dan minat yang sangat tinggi terhadap sprayer elektrik ini, serta evaluasi, mencoba dan adopsi yang cukup tinggi. Ini membuktikan bahwa sprayer elektrik diterima dengan baik di kalangan petani, dan mereka secara aktif mengevaluasi dan mencoba.(3) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan petani dalam mempengaruhi tingkat adopsi petani terhadap teknologi Sprayer Elektrik adalah Modal, luas lahan, umur dan peran penyuluh. Pada variabel pendidikan tidak mempengaruhi tingkat adopsi petani terhadap teknologi Sprayer Elektrik pada usahatani hortikultura di kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 15:43:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-06 08:28:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>