<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130229">
 <titleInfo>
  <title>AUDIT ENERGI PADA PENGOLAHAN MINYAK  KELAPA DI PT. BIREUEN COCONUT OIL KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Trisna Dessy Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konsumsi  energi  yang  besar dapat mengakibatkan kerugian bagi pabrik  jika tidak diimbangi dengan  keseimbangan harga jual yang menguntungkan, oleh  karena  itu  diperlukan  upaya  untuk  mengurangi  kousumsi  energi  tanpa  harus mengurangi  pemanfaatannya.  Dilakukan  audit  energi  pada  sistem  pengolahan  minyak  kelapa,   diharapkan  dapat  membantu  untuk  mengetahul  secara  rinci  kebutuhan  energi  dan  efesiensi  alat  yang  digunakan   pada  sistem  pengolahan  minyak kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, jumlah dan sumber energi  pada tiap tahapan proses produksi minyak kelapa dan mengetahui  jumlah  kebutuhan  energi  dan  aliran  energi  pada   proses  pengolahan  minyak  kelapa.&#13;
               Metode   audit   yang   dilakukan   terdiri   dari   beberapa   tahapan,   yaitu  pengumpulan  data  awal,  evaluasi  awal,  pelaksanaan  pengukuran  energi,  dan  evaluasi hasil pengukuran. Batasan sistem yang di audit diperlukan agar sistem  yang diamati  lebih jelas  dan fokus.  Penentuan batasan sistem audit dilakukan  sebelum   pengukuran,   yaitu   seluruh   kegiatan   yang   berhubungan   dengan  pengolahan minyak kelapa.&#13;
               Kebutuhan energi terbesar pada pengolahan minyak terdapat pada energi biomasa  dengan  total   sebesar   7486,9145   kJ/kg   minyak   yaitu   pada   proses  pemasakan. Input energi listrik untuk peralatan dan mesin pengohahan berasal dari generator.  Penggunaan energi  listrik terbesar terdapat pada proses pengepresan  kering yaitu dengan total sebesar 18,2505 kJ/kg minyak Sedanghan penggunaan  enerti  manusia  terbesar  pada  semua  proses  pengolalan   yaitu   pada  proses  pengecilan  ukuran   yaitu   sebesar  0,1895   kJthg  minyak.   Biomassa  memililki peranan penting dalam  upaya penghematan energi karena merupakan input energi terbesar pada keseluruhan proses produksi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130229</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 13:23:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 13:23:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>