PENGARUH BIOAKTIVATOR DAN SUMBER BAHAN ORGANIK DENGAN BERBAGAI KOMPOSISI DARI KABUPATEN BENERRNMIERIAH TERHADAP POPULASI DAN AKTTVITAS MIKROORGANISME SELAMA PENGOMPOSAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BIOAKTIVATOR DAN SUMBER BAHAN ORGANIK DENGAN BERBAGAI KOMPOSISI DARI KABUPATEN BENERRNMIERIAH TERHADAP POPULASI DAN AKTTVITAS MIKROORGANISME SELAMA PENGOMPOSAN


Pengarang

Silvia Qistianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705101020005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

SILVIA QISTIANTI"PENGARUH BIOAKTIVATOR DAN SUMBER BAHAN ORGANIK DENGAN BERBAGAI KOMPOSISI DARI KABUPATEN BENER MIERIAH TERHADAP POPULASI DAN AKTTVITAS MIKROORGANISME SELAMA PENGOMPOSAN" bimbingan Fikrinda selaku pembimbing utama dan Yusnizar sebagai pembimbing anggota).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bioaktivator dan komposisi bahan organik dari Kabupaten Bener Meriah terhadap populasi dan aktivitas mikroorganisme selama pengomposan.
Penelitian ini dilaksanakan di University Fan Stasiun Bener Meriah dan penelitian ini dimulai pada Januari sampai dengan April 2011. Penelitian ini menggunakan bahan organik yang terdiri dari kulit kopi, daun lamtoro, tithonia
dan rumput vertiver, yang berasal dari areal perkebunan penduduk yang ada di Desa Tunyang Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Bioaktivator EM4 (Effective Mikroorganisme 4) diperoleh dari CV. Area Usaha Banda Aceh
sedangkan Stardec diperoleh dari CV Lembah Hijau Multifarm. Jl. Dr. Rajiman No. 200 Solo. Bahan-bahan lain yang digunakan adalah serbuk dedak, nutrien agar, CMC, bacto agar, avicel, bacto peptone serta bahan-bahan kimia yang untuk analisis di laboratorium.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama perlakuan adalah bioaktivator (8) yang terdiri atas EM4 (Bi) dan Stardec (82). Faktor kedua yang diteliti adalah komposisi bahan organik (A) berupa Kulit kopi, Lamtoro, Tithonia, dan Rumput vertiver yang terdiri atas 2: 1 : I : I (Ai), I :2: 1 : 1 (A2), I : 1 :2: I (A3), dan I : 1 : I :2 (A4). Perlakuan ini dilakukan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan.
Parameter pengamatan yang diamati meliputi total mikroorganisme, fund selulolitik, bakteri selulolitik, dan aktivitas mikroorganisme.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bioaktivator berpengaruh sangat nyata terhadap total mikroorganisme pada fase 14 hari pengomposan dan berpengaruh nyata terhadap bakteri selulolitik pada fase 28 hari pengomposan, dan berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroorganisme dan aktivitas mikroorganisme pada fase 21 dan 28 hari, jumlah fungi selulolitik pada fase 14, 21 dan 28 hari pengomposan, dan jumlah bakteri selulolitik pada fase 14 dan 21 hari pengomposan.
Perlakuan komposisi bahan organik memberikan pengaruh nyata terhadap bakteri selulolitik pada fase 28 hari pengomposan, dan berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroorganisme dan jumlah fungi selulolitik pada fase 14, 21 dan 28 hari pengomposan, jumlah bakteri selulolitik pada fase 14 dan 21 hari pengomposan dan aktivitas mikroorganisme pada fase 21 dan 28 hari pengomposan.
Interaksi perlckuan bioaktivator dan komposisi bahan organik berpengaruh tidak nyata terhadap total mikroorganisme, jumlah fungi selulolitik, jumlah bakteri selulolitik dan aktivitas mikroorganisme pada fase 14, 21, dan 28 hari pengomposan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK