<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130127">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN MUTIARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penurunan jumlah tenaga kerja berusia dibawah 45 tahun menjadikan tenaga kerja muda yang memiliki fisik sehat dan kecepatan menyerap informasi semakin berkurang, akibatnya beberapa petani kesulitan mencari tenaga kerja terutama pada kegiatan pengolahan tanah dan penanaman. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan tenaga kerja serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan tenaga kerja usahatani padi sawah di Kecamatan Mutiara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tenaga kerja pada usahatani padi sawah di Kecamatan Mutiara lebih banyak menggunakan tenaga kerja luar keluarga sebesar 1474 HKP, yaitu pada kegiatan pengolahan tanah (operator mesin) 446 HKP, pengendalian OPT 23 HKP penanaman 584 HKP dan Panen (operator mesin) 368 HKP. Hal ini menunjukkan bahwa petani masih bergantung kepada tenaga kerja eksternal/luar keluarga. Ketergantungan ini disebabkan oleh keterbatasan pengoperasian teknologi dan lemahnya fisik tenaga kerja akibat penuaan. Hasil uji parametrik menunjukkan bahwa Secara bersama-sama upah, pengalaman usahatani, teknologi, pendapatan, luas lahan, umur dan tingkat pendidikan berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan tenaga kerja. Secara parsial hanya variabel teknologi, luas lahan, umur dan tingkat pendidikan yang berpegaruh terhadap penggunaan tenaga kerja sedangkan variabel upah, pengalaman usahatani dan pendapatan tidak berpengaruh terhadap penggunaan tenaga kerja. Namun, variabel pengalaman berusahatani dan pendapatan memiliki hubungan positif terhadap penggunaan tenaga kerja sedangkan upah memiliki hubungan negatif terhadap penggunaan tenaga kerja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - AGRICULTURAL ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WORK FORCE</topic>
 </subject>
 <classification>338.173 18</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130127</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 10:37:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-13 10:07:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>