PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PENYANDANG CACAT FISIK DI BANDA ACEH RNTEMA : ARSITEKTUR PERILAKU | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PENYANDANG CACAT FISIK DI BANDA ACEH RNTEMA : ARSITEKTUR PERILAKU


Pengarang

Sunita Putri Aditya - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604104010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PENYANDANG CACAT FISIK DI BANDA ACEH Oleh: SUNITA PUTRI ADITYA 0604104010028 Pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan penyandang cacat fisik adalah suatu pokok yang menjdai wadah tempat pembelajaran dan menambah pengetahuan bagi orang-orang yang kurang sempurna tubuhnya agar mereka sanggup melakukan sesuatu dan dapat hidup mandiri ditengah­ tengah masyarakat. Perancangan pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan penyandang cacat tubuh ini akan diperuntukkan bagi penyandang cacat tubuh potensial (masih dapat dibina), dan dengan penggolongan umur produktif yaitu 17-35 tahun. Tujuan utama dari perancangan pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan penyandang cacat fisik ini adalah untuk membentuk kepribadian yang kuat dan religius agar para penyandang cacat dapat bertahan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Pada perancangan pusat pelatihan dan pengembangan kemampuan penyandang cacat fisik ini pemilihan tema ditinjau dari segi relevan terhadap fungsi bangunan yaitu dengan pemilihan tema arsitektur perilaku. Tema ini dipilih karena dianggap relevan terhadap pelatihan dan pengembangan kemampuan penyandang cacatfisik. Lingkungan yang dibina dapat mempengaruhi dan membentuk perilaku penyandang cacat menjadi lebih baik dan mandiri. Perancangan pusat pelatihan dan pengembangan kemapuan penyandang cacat fisik ini didasarkan kepada lingkungan binaan yang dapat mengubah pola fikir dan tingkah laku penyandang cacat kearah yang lebih baik (positif). Lingkungan binaan yang akan dirancang harus memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan pengguna bangunan khususnya para penyandang cacat ini. Oleh karena itu pemilihan gaya bangunan tropis sangat sesuai dengan iklim Indonesia. Kata Kunci : Pusat pelatihan dan pengembangan penyandang cacat, Arsitektur Perilaku, Gaya bangunan,

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK