EVALUASI KARAKTER DESAIN TAMAN ISLAMI PADA TAMAN KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EVALUASI KARAKTER DESAIN TAMAN ISLAMI PADA TAMAN KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Neldi Jaya Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirza Fuady - 197002242008121002 - Dosen Pembimbing I
irin Caisarina - 197605182005012002 - irincaisarina@usk.ac.id - - - Dosen Pembimbing II
Elysa Wulandari - 196410191990022001 - Penguji
Cut Dewi - 197807152002122002 - Penguji
Abdul Munir - 197207081998021001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2004204010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Evaluasi Karakter Desain Taman Islami Pada Taman Kota Banda Aceh

Oleh:
Neldi Jaya Putra
NPM : 2004204010005

Komisi Pembimbing
Dr. Mirza Fuady, S.T., M.T.
Dr. Irin Caisarina, S.T., M. Sc

Abstrak
Taman kota di Banda Aceh merupakan bagian dari ruang terbuka publik dan ruang terbuka hijau perkotaan. Ide taman dalam agama Islam sendiri adalah untuk mengingatkan kita akan keesaan Allah SWT bahwa Dia pencipta alam semesta dan seisinya. Sebuah taman dirancang sebagai representasi surga dan gambaran mengenai tempat kebahagiaan dan bersenang-senang di dunia. Seiring perkembangan kehidupan modern, ide dan konsep taman islami ini semakin terabaikan dan terus melemah dengan keberadaan taman-taman kota modern yang dirancang tidak pada konteks sebagai sebuah taman yang berkarakter desain taman islami, padahal mayoritas masyarakat Aceh adalah pemeluk agama Islam yang kuat dan memiliki kekhasan dalam pelaksanaan syariat Islam dalam kehidupan sehari-harinya yang membedakannya dengan daerah lainnya di Indonesia. Hal tersebut merupakan kerugian besar dalam upaya pelestarian nilai-nilai arsitektur Islam itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi eksisting taman dan sejauh mana tingkat penerapan karakter desain taman islami pada 5 taman kota di Banda Aceh yang menjadi objek studi dengan menggunakan metode observasi langsung pada 5 taman kota tersebut melalui tabel observasi berdasarkan 12 indikator utama yang dijabarkan lagi menjadi total 42 sub indikator. Pemenuhan total indikator ini dianggap tingkat penerapannya adalah 100%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dari sudut pandang ilmu arsitektur bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk dapat melakukan langkah dan strategi pengembangan ke depannya dalam hal penataan taman-taman kota yang ada demi peningkatan kualitas taman kota sebagai ruang terbuka publik perkotaan, sehingga hilangnya budaya dan warisan sejarah peradaban umat Islam dapat kita hindari. Hasil menunjukkan bahwa Taman Putroe Phang yang identik dan kental dengan nilai sejarah Kerajaan Aceh masa lalu, menjadi taman kota dengan Tingkat penerapan paling tinggi yaitu 83,33%, namun sebaliknya Taman Krueng Neng yang merupakan taman kota modern yang terbaru dibangun menjadi taman kota dengan Tingkat penerapan paling rendah berdasarkan karakter desain taman islami yaitu hanya 38,09%.


Kata Kunci: Taman islami, taman kota, ruang terbuka hijau, arsitektur Islam

The Evaluation of Islamic Garden Design Character in Urban Parks Banda Aceh Neldi Jaya Putra1, Mirza Fuady2*, Irin Caisarina3, 1Student at Department of Architecture and Planning, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh 23111, Indonesia 2*3 Lecture at Department of Architecture and Planning, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh 23111, Indonesia 1neldijayaputra@gmail.com, 2* mirzafuady@usk.ac.id, 3irin.caisarina@usk.ac.id ABSTRACT Urban parks in Banda Aceh are part of public open space and urban green space. The idea of gardens in Islam is to remind us of the oneness of God, that He is the creator of the universe and its contents. Gardens are designed as a representation of paradise and an image of a place of happiness and enjoyment in the world. Islamic gardens adopt ideologies and principles based on Islam and the culture of Muslim societies, using relatively specialized architectural design elements. Along with the development of modern life, the idea and concept of this islamic garden has been increasingly neglected. Based on observations, the existence of urban parks in Banda Aceh has been designed not based on the concept and character as an islamic garden, even though the majority of Acehnese people are followers of Islam and have peculiarities in the implementation of Islamic law in everyday life that distinguish it from other regions or cities in Indonesia. This represents a significant loss in preserving the values of Islamic architecture. The purpose of this study is to determine and describe the physical characteristics of Islamic parks, and then evaluate the extent to which these characteristics have been adapted in five selected urban parks in Banda Aceh. This evaluation involved direct observation of these parks using a table with 12 main indicators, further divided into a total of 42 sub-indicators. The fulfillment of the total indicator is considered the level of fulfillment is 100%. Based on the level of fulfillment of the islamic garden design concept in these urban parks, steps can be taken to develop and arrange urban parks in Banda Aceh with an islamic garden concept approach in the future. The results of this study can be a recommendation from the point of view of architectural science for the Banda Aceh Urban Government to carry out the construction and development of existing urban parks in the future in the urban of Banda Aceh to improve the quality of existing urban parks as urban public open spaces so that we can avoid the loss of culture and the historical heritage of islamic civilization. The observations show that Putroe Phang Park, which maintains the historical value of the past Kingdom of Aceh, is the urban park that most fulfills the islamic garden parameters, with a fulfillment rate of 83.33%. In contrast, Krueng Neng Park, a newly built modern urban park, fulfills the parameters the least, with a rate of 38.09%. Keywords: islamic park, urban parks, green open space, islamic architecture

Citation



    SERVICES DESK