PENGARUH BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.)


Pengarang

Indra Suryadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405101030021

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.26

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan organik yang tepat pada beberapa varietas bawang merah serta untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Fakultas Pertanian, yang dimulai dari 01 April sampai 16 Juni 2010.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah umbi bibit bawang merah varietas Bangkok, Bima Brebes, dan Medan yang diperoleh dari UD lstana Bawang Merah di pasar tradisional Peunayong Banda Aceh. Umbi yang dipilih berukuran ± 3 g, jumlah umbi bibit untuk keseluruhan sebanyak 1,728 kg. Pupuk kandang sebanyak
19,44 kg yang diperoleh dari Laboratorium Peternakan Lamnyong Banda Aceh. Sedangkan kulit buah kering sebanyak 19,44 kg yang diperoleh dari petani kopi Takengon.
Alat-alat yang digunakan adalah timbangan analitik, cangkul, garu, meteran, pisau, tugal, gembor, papan nama, gergaji, dan alat tulis-menulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial
4x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah jenis bahan organik terdiri atas 4
taraf yaitu, kontrol, pupuk kandang, kulit buah kopi, dan campuran pupuk kandang
clan kulit kopi. Sedangkan faktor varietas terdiri atas 3 taraf yaitu, varietas Bangkok, Bima Brebes, dan Medan.
Peubah pertumbuhan dan hasil yang diamati meliputi tinggi tanaman umur 15,
30 clan 45 HST, jumlah daun per rumpun umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah umbi per rumpun, berat umbi kering per rumpun, berat berangkasan basah umbi per rumpun, berat berangkasan kering umbi per rumpun, berat umbi kering per rumpun, berat umbi kering per plot netto, dan berat umbi kering per ha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bahan organik berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah daun per rumpun umur 15 HST, berat umbi kering per rumpun, berat berangkasan basah per rumpun, dan berat berangkasan kering per rumpun. Selanjutnya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun per rumpun umur 30 clan 45 HST clan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah umbi per rumpun, berat umbi kering per rumpun, berat umbi kering per plot netto dan berat umbi kering per ha. Kesimpulan dari pemberian bahan organik yang lebih baik yaitu pada perlakuan kulit buah kopi (k2), karena kandungan senyawa didalam kulit buah kopi dapat bermanfaat untuk penghidupan mikroba tanah, dapat menahan erosi, evaporasi, dan akar tanaman akan mudah menyerap hara dari dalam tanah.
Varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 HST,

selanjutnya berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 dan 30 HST, jumlah daun per rumpun umur 15, 30 clan 45 HST, jumlah umbi per rumpun, berat umbi kering per rumpun, berat berangkasan basah per rumpun, berat berangkasan
kering per rumpun, berat umbi kering per plot netto dan berat umbi kering per ha. Kesimpulan varietas yang lebih baik yaitu varietas Medan (V3) karena varietas ini
sesuai dengan kondisi ligkungan untuk beradaptasi, sehingga pertumbuhan dan hasil
sesuai yang diharapkan.
Terdapat interaksi yang tidak nyata antara pemberian bahan organik dengan varietas terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang diamati.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK