Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JATUHNYA MALAKA KE TANGAN PORTUGIS TERHADAP PERDAGANGAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM
Pengarang
Joni - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0406101020012
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2009
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
PENGARUH JATUHNYA MALAKA KE TANGAN PORTUGIS TERHADAP PERDAGANGAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM Jatuhnya Malaka ketangan Portugis tahun 1511 membawa dampak terhadap Kerajaan Aceh Darussalam. Hal ini disebabkan karena ambisi dari Portugis untuk menghancurkan perdagangan saudagar-saudagar Islam yang berdagang di Malaka. Para pedagang Islam yang dulunya berdagang di Malaka pindah dari sana ke tempat-temapat lain, dan kebanyakan dari mereka datang ke Aceh, sehingga bandar Kerajaan Aceh menjadi ramai. Pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui pengarauh jatuhnya Malaka ke tangan Portugis terhadap perdagangan Kerajaan Aceh Darussalam dan peranan Kerajaan Aceh Darussalam setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugis. Dalam penulisan skripsi ini penulis mengunakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian historis dengan menelaah atau mengkaji sumber tertulis di perpustakaan yang berkaitan dengan skripsi ini. Hasil pembahasan menunjukkkan bahwa faktor yang menyebabkan Malaka jatuh ke tangan Portugis disebabkan oleh dua faktor . Pertama, Sultan Mahmud Syah (1488-1511 M) memberi kebebasan kepada Portugis dalam perdagangan dan diberi kesempatan untuk menetap dan membuat benteng, sehingga Portugis mengetahui kelemahan kerajaan. Kedua, terjadi pertikaian raja dengan bcndahara Sri Maharaja, menyebabkan Portugis ikut campur dan melancarkan politik adu domba hingga terjadi perang saudara. Pengaruh jatuhnya Malaka ke tangan Portugis, menyebabkan pedagang-pedagang Islam yang pernah melakukan perdagangan di bandar Malaka pindah ke Aceh untuk melanjutkan usahanya. Usaha ini berawal pada masa Sultan Ali Munghayat Syah dan berkembang dengan pesatnya pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636 M) dan Iskandar Thani (1636-1641 M).
Tidak Tersedia Deskripsi
PERANAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM DALAM MENGUSIR PORTUGIS DI MALAKA (1511 - 1641) (Rini Adhara, 2024)
PERANAN SULTAN ALI MUGHAYAT DALAM PEMBENTUKAN KERAJAAN ACEH DARUSSALAM (1514-1530) M (Suryani, 2024)
PERAN SAMUDERA PASAI DALAM PERKEMBANGAN AGAMA ISLAM DL NUSANTARA (Darlisna, 2024)
BANDA ACEH PUSAT DAKWAH ISLAMIYAH SEBELUM KEHADIRAN KOLONIAL BELANDA 1600-1700 (Nurhaida, 2021)
MUSEUM SEJARAH KERAJAAN LINGE (Muhammad Rusydillah, 2014)