<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130028">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KEBUTUHAN AIR BERSIH KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZULHAJJI PUTRA MULYA BS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sektor air bersih harusnya mendapatkan prioritas penanganan utama karena kebutuhan air bersih menyangkut kehidupan seluruh masyarakat. Kota Banda Aceh adalah salah satu kota yang paling padat penduduknya di Provinsi Aceh. Kebutuhan air bersih Kota Banda Aceh saat ini hanya mengandalkan dari sungai, sumur gali, dan sumur bor. Di beberapa daerah yang jauh dari lokasi pantai air sumur warga tergolong bersih, tetapi pada daerah yang dekat wilayah pantai air sumur warga sudah terkontaminasi dengan air laut sehingga banyak warga pesisiran sangat membutuhkan air bersih yang hanya dapat diandalkan dari sumber Perumdam. Perumdam sebagai pengelola pelayanan publik dituntut agar dapat memberikan kualitas pelayanan yang baik dari segi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah studi yaitu Kecamatan Meuraxa dan mengetahui peningkatan jumlah kebutuhan air bersih di wilayah studi hingga tahun 2033 berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk. Berdasarkan proyeksi penduduk di Kecamatan Meuraxa hingga tahun 2033, kebutuhan air bersih di wilayah ini diperkirakan akan meningkat secara signifikan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Dari tahun 2024 hingga 2034, jumlah penduduk di Kecamatan Meuraxa diperkirakan akan terus meningkat, dengan setiap desa menunjukkan tren peningkatan populasi yang stabil. Dengan pertumbuhan ini, kebutuhan air bersih juga diproyeksikan mengalami lonjakan yang cukup tajam. Pada tahun 2024, kebutuhan air bersih di Kecamatan Meuraxa diperkirakan mencapai 6,18 liter/detik, dan akan meningkat secara bertahap hingga mencapai 16,08 liter/detik pada tahun 2034. Selain itu, dalam kondisi jam puncak, kebutuhan air diproyeksikan meningkat dari 9,49 liter/detik pada tahun 2024 menjadi 50,10 liter/detik pada tahun 2034, sementara kebutuhan harian maksimum juga akan melonjak dari 12,33 liter/detik menjadi 127,31 liter/detik pada periode yang sama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130028</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 14:43:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 11:19:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>