<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130019">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN HARA KALIUM DARI PUPUK KCL DAN ABU SEKAM PADI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KOPI ARABIKA GENOTIPE G1 DI KEBUN PERCOBAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasni Hidayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi arabika merupakan salah satu jenis kopi yang dikembangkan di Kabupaten Bener Meriah yang menjadi salah satu sentra produsen kopi arabika di provinsi Aceh. Masyarakat di Kabupaten Bener Meriah menjadikan tanaman kopi sebagai sumber utama mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga sebagian besar penduduk berprofesi sebagai petani kopi. Faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas dan kualitas tanaman kopi arabika di Kabupaten Bener Meriah yaitu salah satunya kurangnya pengetahuan petani tentang teknik budidaya tanaman kopi arabika organik yang tepat sehingga produktivitas dan kualitas kopi arabika di Kabupaten Bener Meriah saat ini masih rendah. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi arabika dengan pemberian hara kalium dari pupuk KCl dan abu sekam padi. Pupuk KCl dapat meningkatkan hasil panen, meningkatkan hasil biji, menghasilkan kualitas buah yang baik, memperkuat batang tanaman, tanaman lebih tahan stress dan serangan hama penyakit.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kopi arabika dengan menggunakan hara kalium dari pupuk KCl dan abu sekam padi di Universitas Syiah Kuala Bener Meriah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pemberian hara kalium dari KCl dan abu sekam padi terhadap kualitas kopi arabika. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Percobaan dilakukan dengan 11 perlakuan (termasuk kontrol) dan 4 ulangan (masing-masing terdiri dari 3 tanaman kopi), sehingga diperoleh 132 tanaman kopi yang diberi perlakuan. Perlakuan yang digunakan yaitu K0 tanpa kalium (control), K1 dengan dosis 31,25 g pohon-1, K2 dengan dosis 62,50 g pohon-1, K3 dengan dosis 93,75 g pohon-1, K4 dengan dosis 125 g pohon-1, K5 156,25 g pohon-1, K6 dengan dosis 906,25 g pohon-1, K7 dengan dosis 1.812,50 g pohon-1, K8 dengan dosis 2.718,75 g pohon-1, K9 dengan dosis 3.625 g pohon-1 dan K10 dengan dosis 4.531,25 g pohon-1.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hara kalium dari KCl dan abu sekam padi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah buah per perlakuan (buah), berat buah gelondong merah (kg ha-1), berat biji green bean keseluruhan kadar air 14% (g perlakuan-1), persentase biji normal (% perlakuan-1), persentase biji tunggal (% perlakuan-1) dan persentase biji rusak/terserang hama/pecah (% perlakuan-1). Sedangkan pada parameter berat 100 butir biji green bean (g perlakuan-1) berpengaruh sangat nyata. Biji kopi berukuran besar SC&gt;18+(7,0 mm) memiliki persentase lebih tinggi dibanding biji kopi berukuran sedang SC&gt;16+(6,5 mm) dan biji kopi berukuran kecil SC&gt;14+(5,5 mm). Perlakuan dengan dosis 0 (kontrol), 62,50 KCl g pohon-1, 125,00 KCl g pohon-1, 156,25 KCl g pohon-1, 1.812,50 Abu Sekam Padi g pohon-1, 2.718,75 Abu Sekam Padi g pohon-1, 3.625 Abu Sekam Padi g pohon-1 dan 4.531,25 Abu Sekam Padi g pohon-1  termasuk kedalam citarasa kopi specialty, 93,75 KCl g pohon-1 dan 906,25 Abu Sekam Padi g pohon-1 termasuk kedalam citarasa kopi premium, sedangkan 31,25 KCl g pohon-1 termasuk kedalam citarasa kopi off grade (biji kopi dengan kualitas yang sangat rendah).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130019</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 13:36:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 11:12:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>