<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="130007">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PENANGANAN KONSERVASI BANGUNAN CAGAR BUDAYA ISTANA MAIMUN DI KOTA MEDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIKA AMALIZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bangunan Istana Maimun merupakan salah satu Bangunan Cagar Budaya yang banyak dikunjungi di Kota Medan. Pada tahun 2003 sampai sekarang bangunan induknya berfungsi sebagai museum. Dari hasil wawancara kepada pengelola bangunan dan studi dokumentasi dari Beranda Warisan Sumatera (BWS) Bangunan Istana Maimun telah mengalami proses perbaikan yang dilakukan oleh pihak pengelola/ahli waris, namun pihak pengelola tidak meminta masukan dari Ahli Konservasi Bangunan. Penambahan dan perubahan pada bentuk dan desain bangunan mengurangi nilai penting Bangunan Istana Maimun. Kerusakan bahan pada komponen bangunan juga memengaruhi kondisi fisik pada bangunan. Persiapan konservasi BGCB menurut Permen PUPR No.19 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan BGCB yang dilestarikan terdiri dari kajian identifikasi, dokumentasi, dan usulan penanganan pelestarian. Persiapan konservasi menjadi acuan untuk bangunan Istana Maimun layak atau tidak untuk dikonservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi bangunan Istana Maimun dan memberikan rekomendasi penanganan konservasi sesuai Permen PUPR No.19 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan BGCB yang dilestarikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan  dokumentasi, observasi lapangan, dan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait. Hasil dari penelitian ini adalah Bangunan Istana Maimun layak untuk dikonservasi berdasarkan penelitian, identifikasi nilai penting dan identifikasi kondisi fisik sehingga bentuk, desain, dan bahan bangunan dapat dilakukan rekomendasi konservasi. Oleh karena itu penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan manfaat bagi pemerintah kota dan pemilik bangunan sehingga dapat melestarikan Bangunan Cagar Budaya ini.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>130007</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 12:41:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 17:33:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>