<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129942">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONSERVASI ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII L, 1827) DI KECAMATAN KOTA JANTHO KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Sarah Rizkita Rahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Cut Sarah Rizkita Rahmi. (2024). Identifikasi Miskonsepsi Masyarakat terhadap Konservasi Orangutan Sumatera (Pongo abelii L, 1827) di Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Abdullah, M.Si dan Dra. Asiah MD, M.P.&#13;
&#13;
Miskonsepsi merupakan salah satu aspek penting dalam keberhasilan konservasi satwa, saat ini masih kurang informasi ilmiah tentang identifikasi miskonsepsi masyarakat terhadap Konservasi Orangutan Sumatera (Pongo abelii L, 1827) di Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengindentifikasi miskonsepsi masyarakat terhadap konservasi Orangutan Sumatera di Kecamatan Kota Jantho dalam aspek bioekologi, konflik, dan mitigasi konflik serta tingkat miskonsepsi berdasarkan karakteristik masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif, metode yang digunakan adalah survei. Hasil penelitian ditemukan identifikasi miskonsepsi (M) tertinggi pada aspek konflik Orangutan Sumatera (14,84%), pada aspek bioekologi Orangutan Sumatera (11,36%), dan miskonsepsi terendah pada aspek mitigasi konflik Orangutan Sumatera (8,97%). Berdasarkan jenis kelamin miskonsepsi tertinggi terjadi pada perempuan (62,96%), sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan miskonsepsi tertinggi terjadi pada tingkat SMP (45,71%) dan Perguruan Tinggi (45,71%). Simpulan dari penelitian ini adalah teridentifikasi miskonsepsi pada masyarakat Jantho dalam konservasi Orangutan Sumatera. Berdasarkan jenis kelamin kategori miskonsepsi pada perempuan dan laki-laki adalah sedang. Berdasarkan tingkat pendidikan kategori miskonsepsi pada tingkat pendidikan SD adalah tinggi, sementara pada tingkat pendidikan SMP, SMA, dan PT adalah sedang.&#13;
&#13;
Kata kunci: Masyarakat, Miskonsepsi, Orangutan Sumatera</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129942</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 09:26:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-05 09:28:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>