<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129913">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SIGUPAI DAN PADI INPARI 32 DI KECAMATAN BLANGPIDIE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FADHILA MULINA FITRIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, dengan sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Mayoritas penduduk Indonesia adalah petani yang bergantung pada produksi padi, terutama Varietas Inpari 32 yang dominan karena produktivitasnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap hama. Di Aceh, padi berkontribusi besar terhadap ekonomi dan ketahanan pangan, dengan Kabupaten Aceh Barat Daya terkenal dengan padi lokal Varietas Sigupai. Padi Varietas Sigupai memiliki nilai ekonomis tinggi namun semakin jarang dibudidayakan karena petani lebih memilih Varietas Inpari  32 yang lebih produktif dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya produksi dan pendapatan usahatani Varietas Sigupai dan Varietas Inpari 32 di Kabupaten Aceh Barat Daya dan mengetahui bagaimana alasan petani dalam memilih Varietas Sigupai atau Varietas Inpari 32 di Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan metode analisis perbandingan dan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data usahatani padi selama satu musim tahun 2023.&#13;
&#13;
Hasil penelitian diperoleh biaya usahatani Varietas Sigupai kurang atau sama dengan biaya usahatani padi sawah Varietas Inpari 32 di Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya. Sedangkan pendapatan usahatani Varietas Sigupai menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan pendapatan usahatani Varietas Inpari 32. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendapatan dari usahatani Varietas Sigupai cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan Varietas Inpari 32 serta petani di Kecamatan Blangpidie cenderung memilih Varietas Inpari 32 karena masa tanamnya yang jauh lebih singkat daripada Varietas Sigupai. Selain itu, Inpari 32 terbukti lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta membutuhkan perawatan yang lebih mudah. Faktor-faktor ini, bersama dengan ketersediaan bibit yang lebih baik dan pasar yang lebih luas.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129913</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 22:20:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 15:23:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>