<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129889">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM ZOOLOGI DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Fadila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
MUSEUM ZOOLOGI DI BANDA ACEH&#13;
Oleh&#13;
Annisa Fadila&#13;
Nim : 2004104010051&#13;
Menurut Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2015 tentang Museum, Museum adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, dan mengomunikasikannya kepada masyarakat. Tugas museum yaitu mengedukasikan benda bukti hasil budaya manusia kepada generasi mendatang, sehingga ilmu pengetahuan pada sebuah peradaban tidak akan terputus dan hilang. &#13;
Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati, terutama faunanya. Salah satu hewan khas dari Aceh yaitu burung kucica ekor kuning atau burung ceumpala kuneng. Namun, populasinya terus menurun dan diperkirakan terancam punah akibat maraknya perburuan dan pembalakan liar. Hal ini terjadi karena kesadaran masyarakat akan keanekaragam tersebut masih sangat minim, sehingga sering dijadikan alasan untuk tidak mencintai makhluk hidup selain manusia. Oleh sebab itu, diperlukan perancangan Museum Zoologi, dimana fungsinya yaitu untuk menyimpan, merawat dan melestarikan koleksi fauna langka atau punah, sebagai tempat pendidikan untuk memperkenalkan hewan langka atau punah di Aceh dan penelitian yang berperan dalam mencari dan mengusahakan tindakan yang dianggap perlu dalam menjaga kelestarian fauna dan habitatnya agar tidak punah. &#13;
Perancangan ini menggunakan pendekatan arsitektur metafora dengan pengambilan suatu bentuk hewan dan habitat dari hewan tersebut yang akan diterapkan dalam bangunan. Harapannya museum ini dapat menjadi sebuah wadah edukasi wisata agar lebih mengetahui tentang kekayaan fauna yang dimiliki Indonesia dan wajib untuk menjaga dan melestarikannya. &#13;
Kata Kunci : Museum, Zoologi, Arsitektur Metafora&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MUSEUMS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ZOOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>727.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129889</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 18:13:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-20 16:10:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>