PENGARUH JUMIAH DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) PADA SISTEM SRI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JUMIAH DAN UMUR BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) PADA SISTEM SRI


Pengarang

Vivick Vistari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705101030028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untu.k mengetahui pengaruh jumlah bibit per lubang tanam dan umur bibit di persemaian terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi, serta mengetahui nyata tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh mulai Agustus-November 2011. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga tardapat 9 kombinasi perlakuan dan 27 unit percobaan. Ada 2 faktor yang diteliti yaitu jumlah bibit per lubang tana.m yang terdiri atas tiga taraf yaitu 1, 2 dan 3 bibit per lubang tanam. Sedangkan faktor umur bibit terdiri dari 3 taraf yaitu: 5, IO dan 15 hari setelah semai.
Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, jumlah malai per rumpun, rata-rata panjang malai, jumlah gabah total per malai, berat gabah per rumpun, berat gabah berisi per malai , persentase gabah berisi per malai dan berat 1000 butir gabah kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bibit per lubang berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 15, 30, 45 dan 60 HST, jumlah malai per rumpun dan berat gabah per rumpun. Selanjutnya berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30, 45 dan 60 HST, panjang malai, jumlah
gabah total per malai, berat gabah berisi per malai, persentase gabah berisi per malai dan berat 1000 butir gabah. Jumlah anakan tanaman padi pada umur 15, 30, 45 dan
60 HST, jumlah malai per rumpun dan berat gabah per rum pun yang terbaik dijumpai pada perlakuan 1 bibit per lubang tanam.
Umur bibit berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanarnan umur 15, 30,

45 dan 60 HST. Selanjutnya berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah anakan pada umur I5, 30, 45 dan 60 HST, jumlah malai per rurnpun, berat gabah per rumpun, panjang malai, jumlah gabah total per maJai, berat gabah berisi per malai, persentase gabah berisi per malai dan berat I 000 butir gabah. Tanaman tertinggi dijumpai pada perlakuan umur bibit I5 hari setelah semai.
Jumlah bibit perlubang tanam berinteraksi secara nyata dengan umur bibit terhadap jumlah anakan umur 60 HST, tetapi berinteraksi tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30, 45 dan 60 HST, jumlah malai, panjang malai, jumlah gabah total per malai, berat gabah per rumpun, berat gabah berisi per malai, persentase gabah berisi per malai dan berat 1000 butir gabah. Jumlah anakan yang terbaik di jumpai pada perlakuan 1 bibit per lubang tanam dengan umur 5 hari setelah semai.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK