<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129792">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI ZONA PATAHAN MENGGUNAKAN RELOKASI DAN MEKANISME FOKAL GEMPA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurma Aisyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh Besar diapit oleh dua segmen yaitu Segmen Seulimum dan Segmen Aceh yang secara historis telah menyebabkan gempa signifikan seperti pada 2 April 1964 dengan magnitudo 6,5 pada Segmen Seulimum. Meskipun Segmen Aceh belum tercatat mengalami gempa besar, potensi kerusakan dari gempa dengan magnitudo hingga 7,0 di wilayah ini diperkirakan dapat menimbulkan kerugian ekonomi substansial dan dampak korban yang signifikan. Untuk meningkatkan pemahaman tentang aktivitas gempa dan karakteristik patahan di Aceh Besar, TDMRC telah memasang stasiun seismometer di sepanjang Segmen Seulimum dan Segmen Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan relokasi gempa di Aceh Besar menggunakan metode coupled velocity hypocenter, mengidentifikasi mekanisme fokal gempa sepanjang patahan pada tahun 2020, serta menganalisis karakteristik patahan berdasarkan mekanisme fokal yang diidentifikasi. Metode first polarity dengan algoritma HASH, yang telah terbukti efektif dalam studi-studi sebelumnya, akan digunakan untuk menentukan mekanisme fokal gempa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi kajian sesar di Aceh Besar dan menjadi referensi berharga untuk pengambilan kebijakan terkait mitigasi bencana di daerah tersebut. &#13;
&#13;
Kata kunci : Aceh Besar, segmen aceh, segmen seulimum, relokasi, first polarity, mekanisme fokal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129792</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 13:27:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-04 09:40:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>