PENGARUH PEMOTONGAN UMBI BIBIT DAN JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMOTONGAN UMBI BIBIT DAN JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L)


Pengarang

Nurul Fajri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405101030036

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.521

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

NURUL FAJRI "Pengaruh Pemotongan Umbi Bibit dan Jenis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L)", Dibawah bimbingan Jumini sebagai pembimbing utama dan Yenny Sufyati
sebagai pembimbing anggota,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemotongan umbi bibit yang tepat dan jenis pupuk organik yang sesuai agar diperoleh pertumbuhan dan hasil bawang merah yang maksimal serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
Penelitian ini dilaksanakan di areal dekat bantaran Sungai Lamnyong, belakang gedung Laboratorium Penelitian Terpadu Unsyiah, yang dimulai dari 15 April 2009 sampai dengan 30 Juni 2009.
Bahan yang digunakan adalah umbi bibit bawang merah varietas Bangkok, pupuk kotoran sapi, pupuk kotoran ayam, pupuk kompos dan NPK YaraMila (16-16-16). Sedangkan alat yang digunakan adalah cangkul, garu,
meteran, pisau, tugal, gembor, tiinbangan analitik, hansprayer dan alat tulis.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah tingkat pemotongan umbi yang terdiri atas tiga taraf, yaitu: tanpa pemotongan umbi (kontrol), dipotong 1/1 bagian dan dipotong 1/3 bagian umbi. Faktor jenis pupuk organik yang terdiri atas tiga taraf yaitu ppuk kandang yang berasal dari kotoran sapj, Ktoran ayam dan kompos. Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. maka terdapat 27 satuan percobaan.
Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah anakan per rumpun umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah umbi per rumpun, bobot basah dan bobot kering umbi per rumpun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemotongan umbi bibit berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 30 HST dan jumlah umbi per rumpun. Berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan per rumpun umur 45 HST serta bobot basah umbi per rumpun. Namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, jumlah anakan per rumpun umur 15 HST dan bobot kering umbi per rumpun. Pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dijumpai pada pemotongan umbi bibit 1/4 bagian.
Jenis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi per rumpun. Namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan per rumpun umur 15, 30 dan 45 HST, bobot basah serta bobot kering umbi per rumpun. Hasil bawang merah yang cenderung lebih baik diperoleh pada jenis pupuk organik kompos.
Terdapat interaksi yang tidak nyata antara pemotongan -umbi bibit dengan jenis pupuk organik terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil bawang merah yang diamati.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK