<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129769">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM SENI DAN BUDAYA ACEH DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Akmal Mubaraq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh merupakan salah satu provinsi di indonesia dengan warisan seni dan budaya yang cukup beragam, keberagaman ini dihasilkan setidaknya oleh 11 suku yang mendiami provinsi Aceh secara merata, sehingga dalam perkembangannya melahirkan begitu ragam dan banyaknya warisan seni dan budaya, baik berupa warisan benda maupun warisan nilai-nilai luhur dan kebudayaan yang bersifat tak benda. Namun hanya terdapat satu Museum budaya Aceh yang berlokasi di kota Banda Aceh. Perancangan Museum Seni dan budaya Aceh ini dalam upaya melestarikan warisan seni dan budaya yang bersifat secara menyeluruh dalam bentuk warisan benda maupun tak benda. Dengan pendekatan tema Cultural symbol, interpretasi terhadap seni dan budaya Aceh dapat di terapkan pada objek rancangan secara langsung dengan tetap memperhatikan fungsionalitas bangunan sehingga objek museum itu sendiri akan menjadi warisan seni dan budaya di masa yang akan datang. perancangan objek museum ini juga sejalan dengan lonjakan wisatawan yang cenderung mengunjungi objek wisata kebudayaan di Aceh. Oleh karena itu Museum ini nantinya diharapakan dapat menjadi tempat preservasi koleksi kebudayaan dan wadah ekspresi seni sehingga warisan seni dan kebudayaan Aceh yang begitu ragam dapat terus terjaga hingga masa depan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Cultural Symbol, Seni dan Budaya, Museum&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CULTURAL CENTERS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ART MUSEUMS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>727.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129769</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 12:17:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-24 15:36:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>