Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JENIS STABILIZER DAN BAHAN PENGISI TERHADAP MUTU SERBUK SARI BUAH NENAS (ANANAS COMUSUS)
Pengarang
Yandri Hazriyal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0205105010073
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pada panen raya, buah nenas mengalami kelebihan produksi, sehingga harga buah menurun drastis, seiring dengan menurunnya mutu dari buah nenas tersebut. Untuk mengatasi hat itu, buah nenas perlu diolah lebih lanjut untuk memperpanjang masa simpannya. Salah satu jenis produk olahan dari nenas yang potensial adalah minuman serbuk sari buah nenas.
Pengolahan nenas menjadi minuman serbuk selain dianggap lebih praktis, ekonornis dan waktu penyajian yang singkat, juga merniliki daya simpan yang lebih lama. Selain itu pengolahan dapat juga menunjang pengembangan agroindustri diperkotaan maupun dipedesaan dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat, menambah peluang usaha dan lapangan kerja, serta mendukung program penganekaragaman (diversifikasi) pangan bergizi bagi penduduk. Penambahan bahan pengisi dalam pembuatan serbuk sari buah bertujuan untuk mempercepat pengeringan dan mencegah kerusakan akibat panas, melapisi komponen flavor, meningkatkan total padatan, dan memperbesar volume. Sedangkan penambahan bahan penstabil emulsi atau stabilizer adalah untuk mempertahankan stabilitas emulsi/larutan. Penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan jenis stabilizer dan bahan pengisi yang terbaik untuk
menghasilkan karakteristik serbuk sari buah nenas yang baik.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) po!a Faktorial. Faktor yang diteliti adalah jenis stabilizer yang terdiri dari tiga (3) taraf yaitu: Y1= gelatin; Y»= putih telur; dan Y4 = pektin; serta
jenis bahan pengisi yang terdiri dari dua (2) taraf yaitu : D1 = dekstrin; dan
D2 = susu skim. Kombinasi perlakuan adalah 3 x 2= 6 dengan menggunakan 3 kali pengulangan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Parameter yang diamati dna
dianalisis pada serbuk sari buah nenas yang dihasilkan meliputi uji fisik (kestabilan larutan, rendemen), uji kimia (kadar air, kadar abu, kadar vitamin C dan nilai pH), dan uji organoleptik berupa uji hedonik (warna, rasa dan aroma).
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan pengisi (D) berpengaruh
sangat nyata (P
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN SERBUK DARI SARI BUAH NENAS (ANANAS CAMOSUS MERR.) DENGAN VARIASI NISBAH AIR DENGAN BUAH NENAS DAN KONSENTRASI DEKSTRIN (Tajul Iflah, 2024)
PENGARUH SUHU PENGERINGAN DAN KONSENTRASI PEKTIN SEBAGAI STABILIZER PADA PEMBUATAN SERBUK SARI BUAH PALA DENGAN METODE FREEZE DRYER (Iswandi Fitra, 2024)
KAJIAN PEMANFAATAN LIMBAH KERTAS KANTONG SEMEN PADA PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL DARI SERBUK GERGAJI (Yulia, 2022)
PENGARUH JENIS DAN RASIO BUAH TERHADAP MUTU MINUMAN SARI WORTEL (Yuli Indria, 2024)
PENGARUH JENIS BAHAN PENGISI KEMASAN TERHADAP MUTU FISIK PADA SAAT TRANSPORTASI BUAH ALPUKAT (PERSIA AMERICANA MILL) (Maulana Subhan, 2019)