<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129746">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fajar Surya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 Pabrik ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gula Aceh yang terus meningkat, dimana selama ini gula dipasok dari Medan dan sebagian lainnya dari Thailand dan Malaysia yang didatangkan dari Pelabuhan Bebas Sabang. Kapasitas giling Pabrik gula sulfitasi ini adalah 3.300 ton tebu pcrhari dan pabrik direncanakan beroperasi secara kontinyu selama 330  bari  dalam setahun. Bentuk  perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) yang menggunakan metode struktur organisasi garis dan staff  dengan kebutuhan tenaga kerja sebanyak 172 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, Indonesia. Sumber air untuk kebutuhan Pabrik gula sulfitasi ini  dari Sungai Babahrot, dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari generator turbin dan ditopang oleh generator dengan daya 9.600 kW.  berasal  Analisa ekonomi menunjukkan bahwa total investasi yang dibutuhkan  sebesar Rp 1.361.281.767.607,- yang diperoleh dari 60% modal seodiri dan 40% modal pinjaman. Laju pengembalian modal (IRR) 22,75%,  pengembalian modal (POT) 5,03 tahun, dan titik pulang pokok (BEP) 36,24%. Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik gula sulfitasi ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.   &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129746</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 11:43:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 11:43:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>