PERIODE KRITIS GULMA PADA TANAMAN PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) FASE VEGETATIF DENGAN MENGGUNAKAN SYSTEM TANAM SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) AKIBAT PERSAINGAN DENGAN GULMA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERIODE KRITIS GULMA PADA TANAMAN PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) FASE VEGETATIF DENGAN MENGGUNAKAN SYSTEM TANAM SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) AKIBAT PERSAINGAN DENGAN GULMA


Pengarang

Gunedi Ariga - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605103010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Penerbit

Banda Aceh : ., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

632.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada penanaman padi selalu dihadapkan pada berbagai masalah, salah satunya masalah gulma yang menyebabkan persaingan untuk mendapatkan unsur hara, air, sinar matahar dan lain-lain, dengan tingkah masalah beragam yang ditimbulkan tergantung pada jenis tanah, suhu, letak lintang, ketinggian tempat, cara budidaya, cara tanam, pengelolaan air, tingkat kesuburan dan teknologi pengendalian gulma dan varietas padi dengan kompetisi tertinggi terjadi pada saat periode kritis gulma dan tanaman dimana tanaman dan gulma benar-benar bersaing dalam memperebutkan kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang tepat dalam upaya pengendalian gulma dengan menggunakan sytem tanam SRI. Penelitian ini dilaksanakan di Limpok Kecamatan Syiah Kuala, Kabupaten Aceh Besar dari bulan Desember 2010 sampai dengan April 201 I . Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini Rancangan Acak Kelompok (RAK) non Faktorial yang diulang sebanyak tiga kali. Penelitian ini terdiri dari 10 perlakuan yaitu: PO (bergulma terus menerus), Pl (Bebas gulma terus menerus),P2 (Bergulma 15 HST), P3 (Bergulma 30
HST), P4 (Bergulma 45 HST), P5 (Bergulma 60 HST), P6 (Bebas gulma 15 HST), P7

(Bebas gulma 30 HST), P8 (bebas gulma 45 HST) dan P9 (bebas gulma 60 HST). Peubah yang diamati adalah jumlah anakan, tinggi tanaman, anakan produktif dan identifikasi gulma dominan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa periode kritis gulma pada tanaman padi dengan menggunakan system tanam SRI (System ofRice Intensification) berada pada saat 30-45 HST, bila dibiarkan akan menurunkan hasil mulai dari 46 HST, sedangkan untuk jenis gulma yang dominan ialah Cyperus iria, Bergia cepensis dan Lerrsia hexandra.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK