<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129738">
 <titleInfo>
  <title>PERIODE  KRITIS  GULMA  PADA  TANAMAN PADI  SAWAH  (ORYZA  SATIVA  L.)  FASE  VEGETATIF DENGAN MENGGUNAKAN   SYSTEM TANAM  SRI  (SYSTEM  OF RICE INTENSIFICATION)  AKIBAT  PERSAINGAN  DENGAN  GULMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gunedi Ariga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada penanaman  padi selalu dihadapkan  pada berbagai masalah,  salah satunya masalah  gulma  yang  menyebabkan   persaingan   untuk  mendapatkan  unsur  hara,  air, sinar  matahar   dan  lain-lain,  dengan   tingkah   masalah   beragam   yang  ditimbulkan tergantung pada jenis tanah,  suhu,  letak  lintang,  ketinggian  tempat,  cara  budidaya, cara tanam, pengelolaan air, tingkat kesuburan  dan teknologi pengendalian gulma dan varietas  padi  dengan  kompetisi  tertinggi  terjadi  pada  saat  periode  kritis gulma  dan tanaman  dimana  tanaman   dan  gulma  benar-benar bersaing  dalam  memperebutkan kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui waktu  yang tepat dalam upaya pengendalian gulma dengan menggunakan sytem tanam SRI. Penelitian ini dilaksanakan  di Limpok  Kecamatan  Syiah  Kuala,  Kabupaten  Aceh  Besar  dari bulan Desember   2010  sampai  dengan   April  201 I     .    Rancangan   yang  digunakan   dalam penelitian   ini   Rancangan   Acak   Kelompok   (RAK)   non   Faktorial   yang   diulang sebanyak  tiga kali.  Penelitian ini terdiri dari  10 perlakuan  yaitu: PO (bergulma  terus menerus),  Pl  (Bebas gulma terus menerus),P2 (Bergulma 15 HST), P3 (Bergulma 30&#13;
HST),  P4 (Bergulma 45 HST),  P5 (Bergulma 60 HST),  P6 (Bebas gulma 15 HST),  P7&#13;
&#13;
(Bebas gulma 30 HST),  P8 (bebas gulma 45 HST)  dan  P9 (bebas gulma 60 HST). Peubah  yang  diamati  adalah  jumlah anakan,  tinggi  tanaman,  anakan  produktif dan identifikasi gulma dominan.&#13;
Hasil  Penelitian menunjukkan bahwa  periode  kritis gulma  pada  tanaman  padi dengan  menggunakan system  tanam SRI (System ofRice Intensification) berada pada saat 30-45 HST, bila dibiarkan  akan menurunkan  hasil mulai dari 46 HST, sedangkan untuk jenis gulma  yang  dominan  ialah Cyperus  iria,  Bergia cepensis  dan Lerrsia hexandra.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WEEDS - CONTROL - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>632.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129738</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 11:32:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-18 10:35:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>