<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129726">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON AC-WC DENGAN COAL BOTTOM ASH SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DAN PET (POLYETHYLENE TEREPTHALATE) SEBAGAI SUBSTITUSI ASPAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aspal beton adalah campuran aspal bergradasi baik yang umum digunakan untuk jalan-jalan dengan beban lalu lintas yang berat. Aspal beton memiliki beberapa kelemahan,antara lain mudah haus, mudah retak, dan kurang ramah lingkungan. Salah satu upaya mengatasi kelemahan aspal beton yaitu dengan menggunakan coal bottom ash sebagai substitusi agregat halus dan PET (Polyethylene Terepthalate) sebagai substitusi aspal. Fungsi sekunder dari pemakaian coal bottom ash sebagai bahan tambah dalam campuran beton yaitu menanggulangi masalah lingkungan, karena coal bottom ash merupakan bahan buangan (limbah) dari pembakaran batu bara yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari pengujian Marshall pada campuran aspal beton lapis aus (AC-WC) pada penggunaan coal bottom ash dengan persentase 6%, 9%, 12% sebagai substitusi agregat halus dan PET (Polyethylene Terepthalate) dengan persentase 2%, 3%, 4% sebagai substitusi aspal serta mengetahui durabilitas campuran aspal beton terhadap coal bottom ash dan PET (Polyethylene Terepthalate). Metode yang digunakan adalah metode Marshall sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Hasil dari penelitian ini diperoleh parameter Marshall terbaik pada variasi 6% coal bottom ash dan 2% PET dengan kadar aspal 5,85% dengan nilai stabilitas 1704,32 Kg dan flow 2,50 mm. Pada pengujian durabilitas digunakan variasi 4% PET dengan tujuan untuk mengurangi dan memanfaatkan limbah yang lebih banyak, didapatkan nilai durabilitas sebesar 92,56% sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi (2020) yaitu ≥90%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129726</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 11:11:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 16:10:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>