<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129717">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PEMBUATAN KERUPUK WORTEL DENGAN  PEMAMFAATAN  AMPAS WORTEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tuanku Firdaus Syahputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah  satu  usaha  untuk  meningkatkan  nilai  tambah  dari  limbah ampas wortel   adalah   dengan   mengolah   ampas   tersebut   menjadi   kerupuk   wortel. Pemilihan  produk  kerupuk  dalam  pemanfaatan   ampas  wortel  ini  dikarenakan kerupuk merupakan salah satu bentuk makanan   ringan yang digemari oleh masyarakat, mudah didapat, serta ekonomis.&#13;
Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk memanfaatkan ampas wortel menjadi produk  yang bernilai  ekonomis, mendapatkan  komposisi  campuran  bahan baku terbaik  untuk pengolahan  kerupuk wortel,  serta mengetahui pengaruh  komposisi campuran   bahan  baku  terhadap   mutu  kerupuk   yang  dihasilkan.   Rancangan percobaan  yang digunakan  adalah  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  Faktorial, yang  terdiri  atas  dua  faktor  perlakuan  dan  tiga  kali  ulangan.  Faktor  A  yaitu campuran tepung (tepung tapioka dan terigu),  terdiri  atas 4 taraf :     1: 1    (A 1 ), 1  :2 (A2),  1:3 (A3), dan  1:4 (A4). Faktor B yaitu rasio ampas wortel dan campuran tepung  :     1: 1      (B 1 ),   1  :2  (B2),  dan  I :3  (B3 ).   Analisis  yang  dilakukan  meliputi rendemen, kadar air, kadar lemak, serat kasar.&#13;
Hasil   penelitian    menunjukkan    bahwa   perlakuan   A2B2   merupakan&#13;
&#13;
komposisi terbaik dalam hal rendeman  kerupuk yang dihasilkan. Semakin tinggi konsentrasi  tepung  terigu  maka  akan  menurunkan   kadar  air  dan  serat  kasar, sebalikya kadar lemak terjadi peningkatan. Peningkatan konsentrasi campuran tepung terhadap ampas wortel dapat menurunkan kadar air, sebalikya kadar lemak dan serat kasar terjadi  peningkatan.  Hasil uji  organoleptik  terhadap rasa memliki nilai  3,7 (agak suka mendekati  suka) sedangkan  untuk kerenyahan memiliki  nilai 3,1  (agak suka).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129717</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 10:58:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 10:58:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>