PERANAN RADIO RIMBA RAYA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN RI (1945-1949) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANAN RADIO RIMBA RAYA DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN RI (1945-1949)


Pengarang

Neni Salfina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0161120020

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Peristiwa 1 Maret 19+49, yakni serangan umum terhadap kota Yogiakarta yang diduduki Belanda oleh TNI dipimpin oleh Letkol Soeharto, telah mengejutkan dunia berkat siaran radio dalam dan luar negeri. Radio Rimba Raya telah menyiarkan Peristiwa 1 Maret 1949, yakni serangan umum berita selengkapnya dan menyampaikan komentar yang ditujukan ke dalam maupun ke luar negeri. Pada malam berikutnya rentetan kejadian akibat serangan umum 1 Maret disiarkan terus-menerus sebagai usaha untuk meyakinkan dunia bahwa Republik Indonesia masih ada, pejuang-pejuang Republik bukan hanya bisa bertahan tetapi juga mampu menyerang musuh. Dalam rangkaian peristiwa itu pada tanggal 10 Maret Radio Rimba Raya memancarkan sebuah radiogram ke alamat Mr. Mohd. Rum, ketua Delegasi Republik Indonesia dalam perundingan dengan Belanda waktu itu masih dalam pengasingan. Radiogram yang berasal dari Pemerintah Darurat R.I. meminta kepada Mr. Rum menyampaikan kepada Panitia PBB tentang kekejaman Belanda di Yogiakarta sebagai pembalasan atas penyerangan umum I Maret. Diberitahukan bahwa Anggota Badan Pekerja KNIP Mangunsarkoro Walikota Yogiakarta, Mr. Kadarusman dan bekas Gubemur Maluku Mr. Latuharhary dianiaya tentara Belanda. Selain itu 60 orang pemuda dibunuh dengan Listrik di kantor Aniem Yogiakarta oleh Belanda. Sedangkan perarnpokan oleh tentara Belanda dilakukan siang dan malam. Mengenai besamya peranan pemancar radio pada saat-saat Republik sedang memerlukannya telah diakui secara jujur oleh pemimpin perjuangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk :
I. Mendapatkan gambaran tentang peranan Radio Rimba Raya" dalarn perjuangan kemerdekaan.
2. Mengetahui mengapa "Radio Rimba Raya" dimonitor Oleh ALL INDIA RADIO dan AUSTRALIA BROADCASTING Adapun Metode yang digunakan dalam penelitian adalah :
1. Metode historis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK