<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129676">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI   BOKASHI  PADA   ENTISOL  DAN  PENGARUHNYA TERHADAP  SIFAT KIMIA  TANAH  SERTA  PERTUMBUHAN  DAN  PRODUKSI  CABAI  (CAPSICUM ANNUM L.) DI GAMPONG  MEUNASAH  BEUTONG  KECAMATAN  LHOKNGA KABUPATEN  ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mauliza Citra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini  bertujuan   untuk  mengetahui  aplikasi  berbagai  dosis  bokashi terhadap  perubahan  sifat  kimia  Entisol  serta pertumbuhan  dan  produksi  tanaman cabai.&#13;
Penelitian    dilaksanakan   di   Gampong    Meunasah    Beutong    Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh, sedangkan untuk analisis tanah diJakukan di Laboratorium  Kimia Tanah  Fakultas  Pertanian  Unsyiah,  Darussalam Banda  Aceh.    Pelaksanaan   Penelitian  dimulai  dari  bulan  Oktober  2010  sampai dengan   Mei  2011.     Penelitian   ini  menggunakan   Rancangan   Acak   Kelompok (RAK) dengan  6 perlakuan  dan diulang sebanyak   3  kali sehingga terdapat  18 plot percobaan.   Setiap  plot terdiri  atas  9 tanaman.   Faktor  yang  diteliti  adalah  dosis pupuk  bokashi  (B)  terdiri  dari  (B0)  kontrol  (tanpa  bokashi),  (BI)  10  ton  ha-1 bokashi,  (B2)    20  ton  ha-1 bokashi,  (B3)  20  ton  ha-1 bokashi,  (B4)  40  ton  ha-1 bokashi, (B5) 60 ton ha-1 bokashi.&#13;
&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa akibat pemberian  bokashi  pada Entisol tidak  menunjukkan  perubahan   pada  nilai  pH  tanah,  namun  terjadi  peningkatan pada N-total, P-tersedia, K-dd dan C-organik.  Pemberian bokashi pada Entisol berpengaruh  sangat nyata terhadap  tinggi tanaman cabai umur  15,30, dan 45 HST.&#13;
&#13;
Hasil  pengamatan tinggi  tanaman  cabai  akibat  pemberian  bokashi menunjukkan bahwa  pemberian  bokashi  berpengaruh  sangat nyata terhadap  tinggi tanaman  pada umur  15, 30, 45 HST.  Hasil pengamatan  terhadap berat  buah cabai dengan pemberian  bokashi  selama 4 kali panen berpengaruh  sangat nyata terhadap&#13;
berat buah  cabai.  Pemberian  bokashi  60 ton ha-1 memberikan  hasil yang tertinggi&#13;
yaitu  2480 g/plot  (11.071  kg ha-1) yang berdeda  nyata  dengan  perlakuan  lainnya,&#13;
produksi terendah  tanaman  cabai terdapat pada perlakuan  kontrol.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129676</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:44:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:44:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>