PERLAWANAN TEUKU CUT ALI TERHADAP BELANDA 1926-1927 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERLAWANAN TEUKU CUT ALI TERHADAP BELANDA 1926-1927


Pengarang

Lija - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0306101020021

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
PERLAWANAN TEUKU CUT ALI TERHADAP BELANDA 1926-1927 Oleh: Lija
Salah seorang tokoh pejuang yang berjasa dalam menentang Belanda di Aceh Selatan adalah Teuku Cut Ali. Dalam rentang waktu 1926-1927 Teuku Cut Ali memainkan peranan penting dalarn mengorganisir perjuangan menentang Belanda. Atas dasar itulah, maka penulis memilih judul skripsi ini "Perlawanan Teuku Cut Ali Terhadap Belanda 1926-1927. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui latar belakang perlawanan Teuku Cut Ali dalam menentang Belanda, bentuk perlawanan yang dilakukan oleh Teuku Cut Ali dalam menentang Belanda, dan pengaruh perlawanan Teuku Cut Ali terhadap kehadiran pasukan Belanda di Aceh Selatan. Dalam pembahasan skripsi ini penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian historis dengan menelaah atau mengkaji sumber tertulis perpustakaan yang berkaitan dengan skripsi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang yang menyebabkan Teuku Cut Ali melakukan perlawanan karena tidak bersedia berdamai dan menerima kehadiran Belanda di wilayahnya. Perlawanan tersebut telah dimulai Teuku Cut Ali sejak ia berumur 18 tahun dan memimpin pasukan kaum muslimin untuk menyerang Belanda. Bentuk Perjuangan yang dilakukan oleh Teuku Cut Ali adalah peperangan secara bergerilya. Namun demikian ada juga peperangan frontal hal (berhadapan), ini jarang dilakukan karena pejuang muslimin tidak memiliki persenjataan modem yang memadai. Pengaruh perjuangan Teuku Cut Ali terhadap kedudukan Belanda di Aceh adalah bangkitnya semangat masyarakat wilayah Trumon dan Kluet wilayah Aceh Selatan pada umumnya untuk menentang Belanda. Di samping itu, Belanda mengalami kerugian yang besar serta baik prajurit maupun harta benda yang diakibatkan oleh reaksi perlawanan yang dilancarkan oleh tokoh pejuang di Aceh Selatan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK