<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129670">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  TINGKAT  KEMASAKAN  DAN   PERIODE   SIMPAN  BENIH CENGKEH    (EUGENIA   AROMATICA   BAILL)    TERHADAP   VIABILITAS    BENIH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isna Safrida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pengaruh  tingkat  kemasakan dan  periode  simpan  terhadap viabilitas benih  cengkeh,  serta  untuk  mengetahui nyata tidaknya  interaksi antara  kedua  faktor  tersebut.&#13;
Penelitian  ini  dilaksanakan  di   Laboratorium  Ilmu   dan  Teknologi  Benih, Fakultas    Pertanian,    Universitas   Syiah   Kuala,    Darussalam,   Banda   Aceh,   yang berlangsung dari tanggal  11  April  sampai  dengan  26 juni 2006.&#13;
Benih  cengkeh  yang  digunakan adalah  varietas  Zanzibar, yang diperoleh dari Desa    Lamlom,    Kecamatan   Lhoknga,   Aceh    Besar.    Keseluruhan   benih    yang dibutuhkan adalah  1000 benih.  Benih  dibungkus dalam  kantong  plastik  dan disimpan dalam  serbuk gergaji  di kotak kardus.&#13;
Percobaan  di  desain   dalam   Rancangan  Acak   Lengkap  pola  faktorial  3x3 dengan  tiga  ulangan.  Faktor  yang  diteliti adalah tingkat  kemasakan benih  (sebelum masak   fisiologis,   masak   fisiologis,  dan  sesudah   masak  fisiologis.  Periode   simpan benih (7.  14 dan 21  hari) Pengamatan yang akan  diamati yaitu potensi tumbuh,  daya berkecambah, kecepatan  tumbuh  dan  keserempakan tumbuh.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  tingkat  kemasakan   benih  berpengaruh sangat nyata terhadap viabilitas benih  cengkeh  pada peubah  daya berkccambah, juga berpengaruh  nyata  terhadap potensi   tumbuh,   kecepatan tumbuh  dan  keserempakan tumbuh     Tingkat    kemasakan   terbaik    dijumpai   pada   tingkat    kemasakan   masak fisiologis.   Periode    simpan    benih    cengkeh    berpengaruh   sangat   nyata   terhadap viabilitas benih  pada  peubah  potensi  tumbuh,  daya  berkecambah,  kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh. Periode  simpan  benih  cengkeh  terbaik  adalah  7 hari, baik pada    peubah     potensi    tumbuh,    daya    berkecambah.    kecepatan     tumbuh     dan keserempakan tumbuh. Interaksi antara tingkat  kemasakan dan periode  simpan  benih adalah    sangat    nyata    terhadap    daya    berkecambah,    kecepatan     tumbuh,    dan keserempakan tumbuh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129670</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:30:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:30:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>