<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129663">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM SENI RUPA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifda Almunawarah Yose</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seni Rupa merupakan salah satu cabang seni dalam bentuk media yang dapat ditangkap oleh indra penikmat, yaitu penglihatan dan perabaan, yang berarti  hasil karya seni rupa dapat dinikmati hanya dengan melihat atau menyentuh. Museum seni rupa menjadi wadah untuk karya seni rupa dengan tujuan mengoleksi, mejaga, melestarikan, dan mempublikasikan karya-karya seni rupa sehingga mampu menjadi sarana edukasi dan rekreasi bagi masyarakat. Selain itu museum seni rupa ini dapat menyediakan konsep hiburan seni rupa sebagai trend wisata halal sehingga memebrikan sensasi wisata yang berbeda dengan museum-museum lainnya. Di Aceh sendiri, saat ini belum terdapat museum yang dikhususkan untuk karya-karya seni rupa. Oleh karena itu, karya seni rupa tersebut dapat dikumpulkan menjadi satu melalui sebuah wadah yaitu museum seni rupa.  Di tempat tersebut seni rupa Aceh akan di jaga, di lestarikan dan di pamerkan kepada masyarakat luas juga kepada para wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Perancangan museum seni rupa ini di lakukan berdasarkan pendekatan dengan tema Arsitektur Simbolis yang mengangkat simbol-simbol yang erat hubungannya dengan seni rupa sehingga bangunan memiliki identitas yang erat dengan prinsip-prinsip seni sehingga sesuai dengan fungsi bangunan tersebut.&#13;
&#13;
Kata kunci: Seni rupa,  Museum, Arsitektur Simbolis&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ART MUSEUMS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ART AND CRAFTS</topic>
 </subject>
 <classification>727.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 09:13:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-25 14:56:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>