<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129648">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN MUSEUM IPTEK DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bebie Najwa Saskia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pesatnya berkembangan iptek yang kita rasakan selama ini, ilmunya terus&#13;
mengalami perkembangan yang signifikan sehingga berpengaruh besar dalam&#13;
kehidupan manusia saat ini yang mau tidak mau, bisa atau tidak, manusia harus&#13;
berdampingan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, tidak sedikit juga&#13;
masyarakat yang kurang menguasai pengetahuan terhadap iptek. Sulit&#13;
berkembangnya teknologi ini disebabkan oleh perspektif masyarakat yang masih&#13;
kurang atau sulit memahami perkembangan iptek itu sendiri. Mengingat Aceh&#13;
menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Provinsi Termiskin di Indonesia yang dapat&#13;
dikatakan tertinggal dari segi pengetahuan dan ekonomi, salah satunya akibat&#13;
persaingan iptek, maka dibutuhkan sarana edukatif sebagai wahana pembelajaran&#13;
bagi masyarakat Aceh. Berdasarkan data pengunjung museum di Kota Banda&#13;
Aceh yang meningkat setiap tahunnya yang menandakan antusias masyarakat&#13;
terhadap museum sangat tinggi. Maka dari itu, akan sangat efektif untuk&#13;
membangun fasilitas berupa museum sebagai media informasi, publikasi, edukasi&#13;
serta rekreasi bagi masyarakat Aceh. Untuk menarik minat masyarakat yang&#13;
terbatas pengetahuannya tentang iptek, maka museum harus menampilkan objekobjek pameran dengan sangat komunikatif dan sedemikian rupa menarik untuk&#13;
dipelajari. Dengan mengaplikasikan tema modern futuristik pada museum iptek&#13;
yang mengacu pada estetika yang mencerminkan kemajuan teknologi, inovasi&#13;
dan visi masa depan untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya menarik&#13;
secara visual tetapi juga fungsional dan efisien.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SCIENCE MUSEUMS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>727.65</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129648</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 03:58:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 14:51:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>