<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12963">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH DAN DAGING BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) TERHADAP MORTALITAS LARVA AEDES AEGYPTI  INSTAR III</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lisda Arwadeni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci : Abate, Demam Berdarah Dengue (DBD), Buah Pala (Myristica fragans Houtt.), larva Aedes aegypti.&#13;
&#13;
Penelitian tentang “Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Kulit Buah dan Daging Buah Pala (Myristica fragans Houtt.) terhadap Mortalitas Larva Aedes aegypti Instar III” telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol kulit buah dan daging buah pala (Myristica fragans Houtt.) terhadap mortalitas larva Aedes aegypti serta mencari konsentrasi yang efektif untuk membunuh larva Aedes aegypti Instar III. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen, dengan rancangan acak lengkap (RAL), terdiri atas 8 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pada bulan September 2014 data dianalisis dengan menggunakan Analisis Varian (ANAVA) kemudian dilanjutkan dengan uji Jarak Nyata Duncan (JNTD) dan Analisis Probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pemberian ekstrak kulit buah pala yang efektif yaitu 1500 ppm dengan jumlah kematian 93,33% 24 jam pengamatan. Pemberian ekstrak daging buah pala yang menunjukkan jumlah kematian terbesar terdapat pada dosis 1000 ppm dan 1500 ppm dengan jumlah kematian 100% selama 18 jam dan 15 jam pengamatan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian daging buah pala (Myristica fragans Houtt.) lebih cepat menyebabkan mortalitas dibandingkan dengan ekstrak kulit buah pala. Pemberian ekstrak kulit buah dan daging buah pala dapat meningkatkan mortalitas larva dan menyebabkan larva Aedes aegypti menunjukkan beberapa gejala keracunan seperti kejang-kejang didasar wadah hingga memperlihatkan tubuh larva yang mulai pucat dan tidak bergerak lagi.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NUTMEG</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MOSQUITOES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DENGUE HEMORRHAGIC FEVER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12963</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-03-20 11:56:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-27 09:54:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>