<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129588">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR INDEKS PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PULAU SUMATRA DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELING-PARTIAL LEAST SQUARE (SEM-PLS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Aqila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Perkembangan pembangunan kesehatan dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan sebagai pencapaian rata-rata provinsi dan kabupaten/kota. Model IPKM 2018 menggunakan 30 indikator yang dikelompokkan menjadi tujuh kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan IPKM di Pulau Sumatra menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Dalam penelitian ini variabel kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kesehatan, penyakit tidak menular, penyakit tidak menular, penyakit menular dan kesehatan lingkungan sebagai variabel laten eksogen sedangkan IPKM sebagai variabel laten endogen. Pendekatan SEM-PLS dengan estimasi parameter bootstrap digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel laten tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga dari enam indikator pada variabel kesehatan balita signifikan, dua dari tiga indikator pada variabel kesehatan reproduksi signifikan, tiga dari lima indikator pada variabel pelayanan kesehatan signifikan, tiga dari empat indikator pada variabel perilaku kesehatan signifikan, dua dari enam indikator pada variabel penyakit tidak menular signifikan, dua dari tiga indikator pada variabel penyakit menular signifikan dan seluruh indikator pada variabel kesehatan lingkungan signifikan. Analisis lanjutan hanya menggunakan indikator yang signifikan dan menunjukkan bahwa semua indikator berpengaruh tidak langsung terhadap IPKM. Hasil estimasi dengan bootstrap juga menyimpulkan bahwa variabel kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kesehatan, penyakit tidak menular, penyakit tidak menular, penyakit menular dan kesehatan lingkungan berpengaruh terhadap IPKM dengan nilai R2 sebesar 0,942 yang berarti 94,2% variasi IPKM di Pulau Sumatra dapat dijelaskan oleh ketujuh faktor tersebut secara bersama-sama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129588</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 17:00:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 11:20:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>