<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129561">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN KANTOR SEWA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. M. Rizki Nabillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh selaku ibu kota provinsi Aceh yang menjadi pusat perekonomian dan bisnis bagi pelaku bisnis yang berada di Aceh. Pertumbuhan angka angkatan kerja yang terus bertambah dan perkembangan perusahaan-perusahaan di Aceh selama 5 tahun terakhir menunjukkan adanya kebutuhan pertambahan ruang kerja yang baru. Hal ini  dapat menjadi potensi baru dalam perkembangan bidang real estat di Banda Aceh termasuk bangunan kantor sewa. Fokus perancangan kantor sewa ini yaitu pada penyediaan ruang kerja yang fleksibel serta memiliki fasilitas utama dan fasilitas pendukung untuk kegiatan perkantoran. Pendekatan tema green architecture bertujuan untuk meminimalkan dampak buruk terhadap manusia dan lingkungan. Penerapan prinsip green architecture salah satunya melalui konservasi energi pada bangunan kantor sewa. Dengan adanya upaya konservasi energi ini maka biaya operasional bangunan kantor sewa dapat berkurang, hal ini nantinya juga akan berdampak pada harga sewa ruang yang lebih murah. Perancangan kantor sewa ini juga dilakukan dengan memperhatikan pendekatan real estat seperti peninjauan tapak perancangan pada area central business district (CBD) di Banda Aceh, perhitungan harga lahan dan harga bangun yang sehat sehingga memungkinkan pengembalian modal atau break even point (BEP) yang cepat serta sumber alternatif profit melalui fasilitas pendukung di kantor sewa. Metode perancangan dilakukan secara metode kualitatif berupa pengumpulan data studi kelayakan, observasi langsung, studi literatur dan studi preseden. Data-data yang telah didapatkan dianalisis dan dikonsepkan pada proses perancangan sehingga kemudian dapat dikembangkan menjadi hasil rancangan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Green Architecture, Konservasi Energi, Kantor Sewa, Real Estat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ENVIRONMENT - ARCHITECTURAL CONSIDERATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OFFICE BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RENT - INCOME DISTRIBUTION</topic>
 </subject>
 <classification>725.23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129561</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 15:53:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 15:02:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>