<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129547">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dafisa Wafa Nailah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perancangan &quot;Rumah Sakit Ibu dan Anak di Banda Aceh&quot; bertujuan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan fasilitas kesehatan yang memadai bagi ibu dan anak di Banda Aceh. Berdasarkan data yang menunjukkan tingginya angka kematian ibu dan bayi serta kapasitas terbatas dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) yang ada, proyek ini dirancang untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Banda Aceh. Tema &quot;Green Architecture&quot; dipilih sebagai konsep utama untuk menciptakan bangunan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Melalui penerapan prinsip-prinsip arsitektur hijau seperti pemanfaatan sumber daya alam secara efisien, penggunaan material ramah lingkungan, dan optimalisasi sirkulasi udara serta cahaya alami, rumah sakit ini diharapkan dapat memberikan lingkungan yang sehat bagi pasien dan staf. Selain itu, desain bangunan dirancang untuk memaksimalkan efisiensi energi dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Dengan kapasitas yang lebih besar dan fasilitas yang lebih modern, Rumah Sakit Ibu dan Anak ini diharapkan dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada, termasuk fluktuasi angka kelahiran dan tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Banda Aceh secara keseluruhan. Proyek ini juga bertujuan untuk menciptakan identitas visual yang kuat, meningkatkan kebanggaan masyarakat setempat, dan menjadi model bagi pengembangan fasilitas kesehatan di wilayah lain. &#13;
&#13;
Kata kunci: Rumah Sakit Ibu dan Anak, Banda Aceh, Arsitektur Hijau, Kesehatan Ibu dan Anak, Fasilitas Kesehatan, Perancangan Bangunan, Efisiensi Energi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HOSPITALS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MOTHER AND CHILD</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ENVIRONMENT - ARCHITECTURAL CONSIDERATION</topic>
 </subject>
 <classification>725.51</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129547</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 15:29:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 15:14:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>