PERANCANGAN GEDUNG SERBAGUNA DI SUBULUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN GEDUNG SERBAGUNA DI SUBULUSSALAM


Pengarang

Rizqie Assingkily - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Irfandi - 197812232002121003 - Dosen Pembimbing I
Aghnia Zahrah - 199306072019032029 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2004104010114

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Arsitektur., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

720.49

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kota Subulussalam, yang terletak di barat Provinsi Aceh, mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat, mendorong perkembangan pola pikir dan sistem sosial masyarakat. Aktivitas masyarakat yang semakin aktif dalam menyelenggarakan berbagai acara seperti konvensi, eksibisi, pertunjukan seni, dan olahraga memerlukan fasilitas yang memadai. Saat ini, Subulussalam hanya memiliki dua aula berskala kecil dengan kapasitas 350-500 orang, yang terbatas dalam mendukung berbagai jenis kegiatan berskala besar. Hal ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan gedung serbaguna yang dapat menampung berbagai acara dan kegiatan dengan lebih efektif, serta mengatasi tantangan seperti cuaca dan fasilitas terbatas di lapangan terbuka. Perancangan gedung serbaguna ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan tersebut tetapi juga mengintegrasikan prinsip Green Architecture untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Tujuan utama perancangan adalah untuk menciptakan fasilitas yang mendukung berbagai kegiatan masyarakat serta menerapkan prinsip arsitektur ramah lingkungan. Manfaatnya meliputi penyediaan fasilitas yang memadai dan peningkatan kapasitas untuk kegiatan masyarakat di Subulussalam. Ruang lingkup perancangan mencakup penyesuaian dengan peraturan pemerintah daerah dan disiplin ilmu arsitektur.

Subulussalam, located in the western part of Aceh Province, is experiencing rapid population growth, which is driving changes in the community's mindset and social systems. The increasing activity of the community in organizing various events such as conventions, exhibitions, art performances, and sports necessitates adequate facilities. Currently, Subulussalam only has two small-scale halls with a capacity of 350-500 people, which are insufficient for supporting large-scale events. This highlights an urgent need for a multipurpose building that can accommodate various events and activities more effectively, while also addressing challenges such as weather conditions and limited facilities at open-air venues. The design of the multipurpose building is expected to not only meet these needs but also integrate Green Architecture principles to minimize environmental impact. The main objective of the design is to create a facility that supports diverse community activities and incorporates environmentally friendly architectural principles. The benefits include providing adequate facilities and increasing capacity for community events in Subulussalam. The design scope involves compliance with local government regulations and architectural discipline.

Citation



    SERVICES DESK