<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129537">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MIRZA FAHLEVI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanfaatan energi gelombang laut sebagai sumber energi alternatif semakin penting seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi dan semakin langkanya bahan bakar fosil. Oscillating Water Column (OWC) merupakan teknologi yang mengkonversi energi gelombang laut menjadi listrik, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mensimulasikan sistem pembangkit listrik tenaga gelombang laut (PLTGL) OWC dengan menggunakan MATLAB/Simulink. Tantangan utamanya adalah fluktuasi tekanan udara dan daya input yang tidak stabil. Studi di pelabuhan Mutriku, Spanyol, menunjukkan keberhasilan OWC dalam menghasilkan listrik, mendukung potensi energi gelombang sebagai pengganti pembangkit konvensional. Pada penelitian ini, model OWC dikembangkan dengan menggunakan Simulink dengan turbin Well’s dan Permanent Magnet Synchronous Generator (PMSG), dan efisiensi daya keluarannya dianalisis berdasarkan data gelombang di pantai Indonesia. Hasil simulasi menunjukkan daya tertinggi sebesar 235,1 watt per setengah gelombang dan total 2224,72 watt dalam satu gelombang berdurasi 5 detik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PLTGL OWC memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber energi alternatif di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129537</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 15:04:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-03 10:23:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>