PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP RUANG PUBLIK DI KOTA BANDA ACEH SEBAGAI RUANG PUBLIK RAMAH ANAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP RUANG PUBLIK DI KOTA BANDA ACEH SEBAGAI RUANG PUBLIK RAMAH ANAK


Pengarang

FAUZULLANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yunita Arafah - 198106032005012002 - yunitaarafah.usk.ac.id - - - Dosen Pembimbing I
Farisa Sabila - 199202232019032023 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004110010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Arsitektur., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kota Banda Aceh pada tahun 2019-2023 dinobatkan sebagai Kota Layak Anak oleh
KEMENPPA dengan peringkat kategori yang terus meningkat. Namun, berdasarkan penelitian
terdahulu diketahui bahwa sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah Kota Banda
Aceh dalam upaya pemenuhan hak anak memiliki kuantitas yang banyak dengan kualitas yang
masih jauh dari kata layak, termasuk diantaranya adalah taman bermain anak dengan fasilitas
bermain yang tidak terawat dan tidak layak pakai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui persepsi pengunjung terhadap ruang publik di Kota Banda Aceh sebagai ruang
publik ramah anak. Lokasi penelitian berada di tiga taman di Kota Banda Aceh yaitu Taman
Hutan Kota Tibang, Taman Bustanussalatin, dan Taman Wisata Meuraxa. Penelitian ini
dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan dianalisis dengan teknik skoring dan
pembobotan skala likert. Data diperoleh dari hasil survey primer yaitu observasi dan
pembagian kuesioner kepada pengunjung yang membawa anak ke taman. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa berdasarkan dari persepsi pengunjung, Taman Hutan Kota Tibang
mendapatkan penilaian yang paling tinggi dari pengunjung yaitu 68,7%. Hal tersebut
menunjukkan bahwa pengunjung berpendapat Taman Hutan Kota Tibang sudah sesuai dengan
kriteria ruang publik ramah anak dengan variabel yang paling menonjol adalah aspek
keselamatan dan kesehatan dimana 72% pengunjung berpendapat kondisi keselamatan dan
kesehatan di Taman ini sudah baik. Penelitian ini memberikan rekomendasi dalam
peningkatan kualitas taman di Kota Banda Aceh sebagai ruang publik yang ramah anak.
Kata Kunci : Anak, ruang bermain anak, ruang publik

Banda Aceh City in 2019-2023 was named a Child Friendly City by KEMENPPA with an increasing category rating. However, based on previous research, it is known that the facilities and infrastructure provided by the Banda Aceh City government in an effort to fulfil children's rights have a lot of quantity with quality that is still far from feasible, including children's playgrounds with unmaintained and unfit for use play facilities. The purpose of this study was to determine visitor perceptions of public spaces in Banda Aceh City as child-friendly public spaces. The research location is in three parks in Banda Aceh City, namely Tibang City Forest Park, Bustanussalatin Park, and Meuraxa Tourism Park. This research was conducted using quantitative methods and analysed using Likert scale scoring and weighting techniques. Data were obtained from the results of primary surveys, namely observation and distribution of questionnaires to visitors who bring children to the park. The results of this study indicate that based on visitor perceptions, Tibang City Forest Park received the highest rating from visitors, namely 68.7%. This shows that visitors think Tibang City Forest Park is in accordance with the criteria for child-friendly public spaces with the most prominent variable being the safety and health aspect where 72% of visitors think the safety and health conditions in this park are good. This research provides recommendations in improving the quality of parks in Banda Aceh City as child-friendly public spaces. Key Words : child, playground, public space

Citation



    SERVICES DESK