KAJIAN TINGKAT POTENSI PENYERAPAN PANAS MATAHARI OLEH TANAMAN BUNGA UNTUK MENGHADAPI KETIDAKNYAMANAN TERMAL LINGKUNGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN TINGKAT POTENSI PENYERAPAN PANAS MATAHARI OLEH TANAMAN BUNGA UNTUK MENGHADAPI KETIDAKNYAMANAN TERMAL LINGKUNGAN


Pengarang

Nafla Athiya Rahmani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ahmad Syuhada - 196108201987031002 - Dosen Pembimbing I
Razali - 196505051991021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004102010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Teknik Mesin dan Industri., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kurangnya tanaman di perumahan perkotaan menyebabkan kenaikan temperatur lingkungan sehingga menyebabkan panas global. Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan termal bagi manusia sehingga kualitas hidup menurun. Penelitian ini menegaskan bahwa tanaman berbunga tidak hanya menambah keindahan dan estetika, tetapi juga berfungsi untuk mendinginkan lingkungan, menurunkan suhu udara, penyerapan panas oleh tanaman mempengaruhi kenyamanan termal di dalam ruangan. Dengan demikian, pengetahuan tentang jenis tanaman bunga yang baik untuk penyerapan panas dapat meningkatkan kenyamanan termal dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tanaman dalam lingkungan perkotaan. Studi ini mengkaji kemampuan penyerapan panas dari 10 jenis tanaman bunga yang biasa di tanam masyarakat, seperti Pandan (Pandanus amaryllifolius), Keladi (Alocasia Sanderiana), (Syngonium), Memelong (Philodendron), Janda bolong (Monstera adansonii variegate), Hati Ungu (Tradescantia), Daun pandan hias, Sirip Paus (sansivieria), Tongkat bodoh (Dieffenbachia seguine), Aglaonema modestum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman Memelong (Philodendron) memiliki kemampuan penyerapan panas tertinggi pada kelompok suhu tinggi dengan nilai 0,40 kJ.

The lack of plants in urban housing causes an increase in ambient temperature, leading to global warming. This causes thermal discomfort for humans and thus decreases the quality of life. This study confirms that flowering plants not only add beauty and aesthetics, but also serve to cool the environment, lowering air temperature, heat absorption by plants affects thermal comfort indoors. Thus, knowledge of the types of flowering plants that are good for heat absorption can improve thermal comfort and public understanding of the importance of plants in the urban environment. This study examines the heat absorption ability of 10 types of flower plants commonly grown in the community, such as Pandanus (Pandanus amaryllifolius), Keladi (Alocasia Sanderiana), (Syngonium), Memelong (Philodendron), Janda bolong (Monstera adansonii variegate), Purple Heart (Tradescantia), Decorative pandanus leaf, Whale fin (sansivieria), Dumb stick (Dieffenbachia seguine), Aglaonema modestum. The results showed that Memelong (Philodendron) plants had the highest heat absorption ability in the high temperature group with a value of 0,40 kJ.

Citation



    SERVICES DESK