Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UNSUR INSTRINSIK NOVEL DIA, TANPA AKU KARYA ESTI KINASIH
Pengarang
Humaira Anwar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0706102010053
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
809.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK Penelitian ini berjudul "Unsur Intrinsik Novel Dia, Tanpa Aku Karya Esti ini Kinasih". Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan tema, amanat, alur, latar, sudut pandang, tokoh, dan penggambarannya pada novel Dia, Tanpa Aku. Sumber data penelitian ini adalah novel Dia, Tanpa Aku karya Esti Kinasih yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2008. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumenter. Metode dokumenter adalah metode yang menganalisis karya-karya yang berbentuk dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumenter dengan dokumen yang berupa karya sastra novel Dia, Tanpa Aku karya Esti Kinasih. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan data dan menyesuaikannya dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema novel ini adalah ketulusan dalam cinta. Amanat novel ini adalah tidak pantas menyalahkan orang lain terhadap kesalahan yang tidak diperbuat. Tokoh-tokoh dalam novel ini: Ronald (utama) dengan watak sayang kepada saudara, gigih, romantis dan setia, tidak takut pada siapa pun jika merasa benar, humoris dan sedikit jahil; Reinald yang memiliki watak sayang kepada saudara, tidak konsisten, pelindung, protektif, keras kepala, dan tabah; Citra yang memiliki watak usil, polos, dan menyukai keisengan; dan Andika yang berwatak dan realistis. Semua tokoh dilukis dengan teknik dramatik,kecuali Reinald yang juga dilukiskan dengan teknik ekspositori. Berdasarkan kriteria dewasa, setia kawan, memiliki plot lurus (progresif/maju),berdasarkan kriteria urutan jumlah, novel Dia, Tanpa Aku urutan waktu, novel Dia, Tanpa Aku memiliki plot tunggal, dan berdasarkan kriteria urutan kepadatan, novel Dia, Tanpa Aku memiliki plot longgar. Latar tempat dalam novel Dia, Tanpa Aku adalah di depan sekolah, di sekolah, di di perkuburan; latar waktu adalah pada siang hari, pagi hari, pada masa orientasi sekolah, malam hari, sore hari, subuh hari,dan pada dini hari; latar sosial terjadi pada di lingkungan pelajar di Jakarta, dilingkungan keluarga menengah ke bawah, dan di lingkungan keyakinan masyarakat rumah, toko baju, di jalan perumahan, dan Indonesia yang masih percaya pada tanda-tanda orang akan meninggal dunia. Novel Dia, Tanpa Aku menggunakan sudut pandang orang ketiga (dia) mahatahu. Sudut pandang ini digunakan dari awal hingga akhir cerita.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEMAMPUAN MENEMUKAN UNSUR-UNSUR INSTRINSIK DALAM CERPEN SISWA KELAS V SD NEGERI 02 BANDA ACEH (Melda Sucyanti, 2014)
AN ANALYSIS OF METAPHORICAL EXPRESSIONS IN TEENAGERS’ FICTION NOVELS (GATA KHUMAIRA, 2019)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS VII4 SMP NEGERI 7 BANDA ACEH MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERITA RAKYAT ACEH TAMIANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW (Fatmawati, 2021)
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK DAN DAMPAKNYA PADA KINERJA PEGAWAI BIRO PENGADAAN BARANG DAN JASA SEKRETARIAT DAERAH ACEH (Andriansyah, 2021)
PENGARUH MOTIVASI INSTRINSIK DAN JOB INSECURITY PEGAWAI TIDAK TETAP TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA RSU DAERAH DR. H. YULIDDIN AWAY KABUPATEN ACEH SELATAN (Rabialdi, 2022)