<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129434">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONSERVASI PANTAI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KOTA LHOKSEUMAWE, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dienda Muna Syahputri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Biologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Dienda Muna Syahputri (2024). Persepsi Masyarakat Terhadap Konservasi Pantai Berbasis Kearifan Lokal di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Abdullah, M.Si. dan Prof. Dr. M. Ali S., M.Si. &#13;
Provinsi Aceh memiliki kearifan lokal yang berkaitan dengan wilayah pantai, yaitu adat meulaot yang dipimpin oleh Panglima Laot, namun persepsi masyarakat tentang adat meulaot sebagai salah satu upaya konservasi belum pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi (pengetahuan, sikap, dan tindakan) masyarakat Kota Lhokseumawe terhadap konservasi pantai berbasis kearifan lokal, serta untuk menganalisis korelasi antaraspek persepsi (pengetahuan, sikap, tindakan) masyarakat Kota Lhokseumawe terhadap konservasi pantai berbasis kearifan lokal. Metode dalam penelitian adalah survei. Populasi adalah masyarakat Kota Lhokseumawe, diambil secara purposive sejumlah 100 responden yang terdiri atas masyarakat Kecamatan Banda Sakti, serta masyarakat Kecamatan Muara Satu. Data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dianalisis dengan penyajian berupa tabel, dan hipotesis dijawab dengan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan bahwa persentase tingkat pengetahuan masyarakat adalah 97,6%, tingkat sikap adalah 86,9%, dan tingkat tindakan adalah 87,84%. Selain itu, angka korelasi aspek pengetahuan dengan sikap adalah 0,029 dengan nilai Sig 0,772, korelasi aspek pengetahuan dengan tindakan adalah -0,141 dengan Sig 0,162, serta korelasi aspek sikap dengan tindakan adalah 0,005 dengan Sig 0,961. Kesimpulan dalam penelitian adalah (1) tingkat persepsi (pengetahuan, sikap, dan tindakan) masyarakat tergolong dalam kategori sangat tinggi, (2) terdapat korelasi antara aspek pengetahuan dengan sikap dan aspek sikap dengan tindakan, dan tidak terdapat korelasi antara aspek pengetahuan dengan tindakan.&#13;
Kata kunci: Kearifan Lokal, Konservasi, Persepsi Masyarakat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129434</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 10:50:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-02 15:06:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>