ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI : STUDI PADARNBADAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI (BRR) NAD-NIAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI : STUDI PADARNBADAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI (BRR) NAD-NIAS


Pengarang

T Rahmad Danil - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111310118

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kecurangan akuntansi sudah cukup sering teriadi pada Kantor Bandan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias. Kecurangan akuntansi pada lembaga tersebut seperti yang dilaporkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tahun 2006, antara lain pembangunan rumah yang tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor perilaku tidak etis, pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, informasi asimetris, dan moralitas manajemen terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada Badan Rehabilitasi dan Rekoustruksi NAD -Nias.
Sampel penelitian adalah adalah 66 orang masyarakat penerima bantuan pembangunan perumahan yang diambil dari masing-masing desa dalam tujuh wilayah kecamatan terkena tsunami di Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengedarkan kuesioner. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal, kesesuaian kompeusasi, ketaatan aturan akuntansi, dan moralitas manajemen berpengaruh negatif terhadap kekurangan akuntansi. Sebaliknya perilaku tidak etis dan informasi asinetris, justru berpengaruh positif. Hubungan antara kecurangan akuntansi dengan keenam variabel independen (perilaku tidak etis, pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, informasi asimetris, dan moralitas manajemen) tergolong sangat erat. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,961. Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai F hitung sebesar 117,304, Sedangkan nilai F tabel pada tingkat keyakinan 95 persen menunjukkan angka sebesar 2,257. Karena nilai F hitung > F tabel (117,304 > 2,257) dapat diartikan secara simultan keenam variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akuntansi di BRR NAD-Nias. Secara parsial hanya perilaku tidak etis, pengendalian internal dan informasi asimetris yang berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akuntansi. Sebaliknya variabel kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi dan moralitas manajemen tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akuntansi.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah kecurangan akuntansi yang terindi pada BRR NAD-Nias dipengaruhi oleh perilaku tidak etis, pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, informasi asimetris, dan moralitas manajemen. Karena itu. untuk menghapuskan kecurangan akuntansi pada lembaga tersebut sebaiknya pimpinan BRR NAD-Nias dapat meningkatken perilaku etis pegawaj, meningkathan pengendalian internal, dan memperbaiki moralitas pegawal yang bekeria pada jajaran manajemen lembaga tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK