PENILAIAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK KOTA DI TAMAN BUSTANUSSALATIN BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENILAIAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK KOTA DI TAMAN BUSTANUSSALATIN BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT


Pengarang

Meutia Rahmah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ashfa - 197302152000031001 - Dosen Pembimbing I
Evalina Z. - 198110262005012003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2004110010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Urbanisasi yang meningkat menegaskan pentingnya Ruang Terbuka Hijau
(RTH) sebagai solusi untuk mengurangi dampak urban heat island dan polusi
perkotaan. Taman Bustanussalatin, salah satu RTH di Banda Aceh sebagai destinasi
rekreasi keluarga dengan lokasi strategis di pusat kota. Namun, diperlukan
peningkatan dalam pemeliharaan fasilitas seperti toilet umum dan mushola diperlukan
untuk meningkatkan kualitas dan penilaian pengguna. Penelitian ini menggunakan
metode non-probability sampling dengan jenis convenience sampling pada 72
responden untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap variabel kualitas di
Taman Bustanussalatin, serta mengidentifikasi keterkaitan antarvariabel kualitas
taman tersebut. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menilai kualitas taman
dari perspektif aspek kebutuhan, hak, dan makna, menunjukkan bahwa taman ini
dinilai baik oleh masyarakat, meskipun membutuhkan perbaikan dalam pemeliharaan
fasilitas. Analisis korelasi spearman rank menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan antara aspek kebutuhan, hak, dan makna dalam kualitas Taman
Bustanussalatin. Korelasi yang kuat antara aspek kebutuhan dan hak (koefisien 0,678)
menunjukkan bahwa pemeliharaan yang baik dapat meningkatkan kualitas fasilitas
dan kenyamanan pengguna. Sementara itu, hubungan antara aspek kebutuhan dan
makna (koefisien 0,710), serta antara aspek hak dan makna (koefisien 0,737)
menunjukkan bahwa peningkatan kebutuhan dan hak akan meningkatkan makna
taman bagi masyarakat, memperkuat interaksi sosial, dan aktivitas rekreasi di taman
tersebut. Hasil akhir dari penelitian ini memberikan rekomendasi untuk dapat
meningkatkan indikator pemeliharaan dan fasilitas taman serta peningkatan partisipasi
masyarakat dalam membangun ruang hijau yang aman, nyaman, dan bermakna bagi
kesejahteraan perkotaan.
Kata Kunci: Korelasi Spearman Rank, Persepsi Masyarakat, Ruang Terbuka Hijau
(RTH), Taman Bustanussalatin.

Increasing urbanization emphasizes the importance of Green Open Space (GOS) as a solution to reduce the impact of urban heat islands and urban pollution. Bustanussalatin Park, one of the green spaces in Banda Aceh as a family recreation destination with a strategic location in the city center. However, improved maintenance of facilities such as public toilets and prayer rooms is needed to improve quality and user assessment. This study used a non-probability sampling method with a convenience sampling type on 72 respondents to explore public perceptions of quality variables in Bustanussalatin Park and identify the relationship between park quality variables. Descriptive statistical analysis was used to assess the quality of the park from the perspective of the aspects of needs, rights, and meaning, showing that this park is rated well by the community. However, improvement in facility maintenance is required. Spearman rank correlation analysis showed a significant relationship between the aspects of needs, rights, and meaning in the quality of Bustanussalatin Park. The strong correlation between aspects of needs and rights (coefficient 0.678) indicates that good maintenance can improve the quality of facilities and user comfort. Meanwhile, the relationship between the aspects of needs and meaning (coefficient 0.710), as well as between the aspects of rights and meaning (coefficient 0.737) shows that increasing needs and rights will increase the meaning of the park for the community, strengthen social interaction, and recreational activities in the park. This research provides recommendations for improving park maintenance and facilities and increasing active community participation in building green spaces that are safe, comfortable, and meaningful for urban welfare. Kata Kunci: Bustanussalatin Park, Community Perception, Green Open Space (GOS), Spearman Rank.

Citation



    SERVICES DESK