<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129269">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERILAKU PENGENDARA YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMARAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP RISIKO KECELAKAAN SEPEDA MOTOR DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizka Widayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyak studi terbaru tentang faktor manusia yang berkontribusi terhadap kecelakaan lalu lintas telah diterbitkan di sektor kesehatan masyarakat dan transportasi di seluruh dunia. Kemarahan menjadi masalah yang berkembang dan berkontribusi terhadap kecelakaan lalu lintas. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kemarahan saat berkendara merupakan prediktor yang signifikan terhadap kecelakaan lalu lintas dan sangat terkait dengan faktor-faktor seperti nyaris cedera, kehilangan fokus, dan masalah kontrol kendaraan. Pengendara yang marah cenderung kurang fokus yang menyebabkan keterlibatan kecelakaan. Beberapa penelitian telah dilakukan di Indonesia mengenai kemarahan berkendara, khususnya pengendara motor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kemarahan berkendara di kalangan pengendara sepeda motor, dengan fokus pada Kota Banda Aceh. Data dikumpulkan dengan mendistribusikan kuesioner kepada pengendara sepeda motor, yang sesuai dengan Sructural Equation Modeling (SEM) dan komponennya, Confirmatory Factor Analysis  (CFA). Kuesioner dibagi menjadi dua bagian: karakteristik pengendara sepeda motor dan perilaku berkendara mereka yang berhubungan dengan kemarahan, menggunakan skala Likert 1-4. Hasil model SEM-CFA menunjukkan bahwa ada dampak positif antara perilaku berkendara yang berhubungan dengan kemarahan dan keterlibatan kecelakaan. Variabel laten (Illegal Driving) Berkendara Ilegal memiliki dampak positif signifikan terbesar pada (Accident Involvement) Keterlibatan Kecelakaan (0,84), diikutioleh (Discourtesy) Ketidaksopanan dan (Traffic Obstruction) Hambatan Lalu Lintas (0,25). Variabel laten mengemudi ilegal sangat dipengaruhi oleh indikator “ketika pengemudi lain berbelok ke kiri/kanan tanpa memberikan sinyal” dan “pengemudi lain berpindah jalur secara tiba-tiba”. Artinya, kondisi mengemudi ilegal oleh pengendara sepeda motor lain cenderung meningkatkan kemarahan pengendara sepeda motor tertentu. Studi ini menunjukkan harus ada sinkronisasi antar pengendara sepeda motor untuk saling menghormati sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129269</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 16:37:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-31 13:51:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>