<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129261">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN CT SCAN RINOSINUSITIS KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE JANUARI – MARET TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>UMAIRANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rinosinusitis merupakan penyakit pada hidung yang dianggap sebagai suatu penyebab gangguan kesehatan tersering di seluruh dunia dan dapat menyerang siapa saja tanpa memandang umur, jenis kelamin, status sosial maupun daerah tempat tinggal. Rinosinusitis Kronik (RSK) merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan gejala inflamasi dari mukosa hidung dan sinus paranasal yang menetap berupa hidung tersumbat, lendir hidung mukopurulen, nyeri wajah, gangguan menghirup, dan batuk selama lebih dari 12 minggu. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan beban biaya kesehatan. Menurut studi epidemiologi, prevalensi RSK di dunia berkisar antara 5% hingga 15%, dengan variasi berdasarkan geografis dan faktor lingkungan. Beberapa studi di berbagai benua juga menunjukkan hasil yang bervariasi, dimana Asia memiliki prevalensi antara 6-13%, Amerika 12-15%, Eropa berkisar antara 7-27%, serta Australia 11%. Teknik pencitraan yang paling sering digunakan dalam pemeriksaan RSK adalah CT Scan, yang memberikan visualisasi yang mendetail tentang struktur sinus, sehingga memudahkan identifikasi perubahan patologis seperti penebalan mukosa, pembentukan polip, dan obstruksi kompleks osteomeatal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran rinci mengenai gambaran CT scan pada pasien RSK di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh selama periode Januari - Maret Tahun 2024.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129261</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 16:28:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 17:44:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>