<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129245">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KEGAGALAN BETON BERTULANG YANG TELAH TERPASANG PERLINDUNGAN KATODIK ANODA KORBAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Husna Putri Ananda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton bertulang merupakan elemen penting dalam infrastruktur konstruksi sipil karena menggabungkan kekuatan tekan yang tinggi dari beton dengan kekuatan tarik yang tinggi dari baja tulangan. Namun, keberhasilan beton bertulang dalam aplikasi struktural tergantung pada berbagai faktor, termasuk perlindungan terhadap korosi yang diberikan oleh sistem proteksi katodik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi (pengamatan visual spesimen) dan  mengevaluasi (pengamatan visual, mengukur nilai potensial korosi, pengujian XRF) penyebab kegagalan sistem proteksi katodik anoda korban setelah tiga tahun terpasang pada beton bertulang. Pengamatan visual dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan fisik seperti retak, korosi baja tulangan, dan cacat permukaan lainnya. Untuk mencari lokasi baja tulangan dalam beton digunakan alat Profometer 5⁺. Pengukuran nilai potensial korosi menggunakan alat  Reference Electrode yang dihubungkan dengan Multimeter Fluke. dan untuk mengetahui unsur-unsur apa saja yang terdapat dalam beton bertulang menggunakan XRF Merk PANAlitycal, Type Minipal 4. Hasil penelitian pada pengamatan visual didapatkan bahwa pada penghubung antar anoda dan katoda putus,  didapati pada spesimen beton bertulang yang telah tertanam anoda Al retak serta pecah. Untuk nilai potensial yang didapatkan yaitu untuk anoda Al dan Zn. menunjukan bahwa nilai potensial rata-rata untuk anoda Al yang langsung dipasang,  anoda Al yang  diamplas,  anoda Al yang  direndam,  anoda Al yang diamplas dan   direndam sebelum dipasang, anoda Al dicor setebal 5 mm lalu direndam sebelum dipasang yaitu, -502,2 mV,-535,2 mV, -404,6 mV, -610,8 mV,-530,6 mV,  sedangkan potensial rata-rata Zn yaitu, -507,1 mV, -489,8 mV,-497,5 mV,-569 mV,-517,1mV. Sedangkan potensial rata-rata untuk anoda Al spesimen anoda Al dengan jarak anoda-katoda 5 mm, anoda Al jarak anoda-katoda 10 mm, anoda Al jarak anoda-katoda 20 mm yaitu, -79 mV, -184,6 mV,-321,4 mV. dan unsur yang didapatkan yang paling signifikan yaitu pada Clhorine (Cl) 79,9% pada serbuk anoda.  dan Calcium (Ca) 55,8% pada serbuk beton paling dekat katoda</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 15:58:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-31 12:49:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>