<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129235">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN GEDUNG SENI PERTUNJUKAN DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GHINA HAIVA ATSILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seni pertunjukan merupakan upaya dalam melestarikan seni budaya yang &#13;
berkembang disebuah daerah. Indonesia sendiri memiliki kekayaan seni &#13;
pertunjukan yang beragam seperti seni musik, seni tari, seni teater dan klasifikasi &#13;
lainnya. Banyaknya suku, bahasa, serta kondisi yang berbeda disetiap daerahnya &#13;
membuat budaya yang ada menjadi unik dan melekat pada masyarakat, salah &#13;
satunya bagi provinsi Aceh. Menurut PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan &#13;
Dokumentasi) tahun 2023, jumlah wisatawan pada Provinsi Aceh ditahun 2020 &#13;
mengalami penurunan hingga 48,52% dari tahun sebelumnya. Tentunya hal ini &#13;
dapat memengaruhi perekonomian Aceh dan menurunnya minat seni pertunjukan &#13;
melalui event yang sempat berhenti dalam beberapa waktu. Gedung pertunjukan &#13;
seni diharapkan mampu memberikan dukungan dalam segi fasilitas yang mampu &#13;
mewadahi kegiatan dan program pengembangan seni. Tujuan dalam merancang &#13;
gedung seni pertunjukan adalah untuk melestarikan seni pertunjukan bagi penerus &#13;
bangsa, yang diharapkan mampu memberikan edukasi yang informatif, menjaga &#13;
warisan budaya, menjaga kualitas hidup masyarakat, pengembangan ekonomi, &#13;
pemberian dukungan kepada seniman, serta fungsi penting lainnya. Konsep &#13;
arsitektur kontemporer dipilih untuk mengaitkan rancangan dengan segala sesuatu &#13;
yang terjadi di masa kini dalam konteks sosial di Masyarakat, sehingga rancangan &#13;
dapat mewadahi segala kegiatan secara fungsional. Konsep ini juga melibatkan &#13;
pemikiran, teknologi, serta gaya terbaru yang inovatif, dengan memberi kebebasan &#13;
berekspresi dalam pengembangan desain.    &#13;
&#13;
Kata kunci: Seni pertunjukan, gedung seni pertunjukan, arsitektur kontemporer</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDING - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PERFORMING ARTS CENTERS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>725.83</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129235</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 15:27:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-23 15:35:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>