<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129231">
 <titleInfo>
  <title>PRAKTIK, PELUANG DAN TANTANGAN DALAM UPAYA KONSERVASI TERHADAP KAWASAN SITUS CAGAR BUDAYA SAMUDERA PASAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD NOVAL ZUMAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cagar Budaya merupakan salah satu komponen penting dalam merepresentasikan identitas pada suatu kota dikarenakan nilai historis yang terkandung di dalamnya. Kawasan Situs Cagar Budaya Samudera Pasai merupakan salah satu kawasan yang menjadi kawasan lindung sekaligus masuk ke dalam kategori kawasan strategis sosial budaya dan juga menjadi Kawasan peruntukan pariwisata dengan konsep wisata budaya dan sejarah. Pada kawasan Situs Cagar Budaya Samudera Pasai telah melakukan praktik konservasi untuk merawat Cagar Budaya, maka pada penelitian ini ingin mengindentifikasi sejauh mana kegiatan konservasi telah dilakukan serta melihat peluang dan tantangan pada Kawasan Situs Cagar Budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Deskriptif Kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan key informan, akademisi, masyarakat, dan dinas terkait. Hasil penelitian bahwa pada Kawasan Cagar Budaya Samudera Pasai khususnya pada Kecamatan Samudera telah dilakukan kegiatan konservasi untuk melindungi dan menjaga Cagar Budaya Samudera Pasai, namun kegiatan konservasi belum sepenuhnya optimal dikarenakan beberapa kendala dan tantangan. Kendala tersebut antara lain belum adanya Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang berwenang dalam menentukan kegiatan konservasi yang tepat dan belum optimalnya perlibatan berbagai pihak seperti Akademisi, peneliti, pihak kampus dan lembaga pendidikan, komunitas serta masyarakat untuk membantu kegiatan konservasi yang dapat memberikan rasa tanggungjawab bersama dalam melindungi situs Cagar Budaya. Peluangnya seperti lokasi yang memiliki nilai historis tinggi, sudah terdapat juru pelihara ditiap situs, banyak lokasi dan peninggalan baru yang ditemukan, menjadi lokasi wisata sejarah unggulan Aceh Utara, dan menjadi lokasi untuk melakukan penelitian mengenai Kerajaan Samudera Pasai.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Aceh Utara, Cagar Budaya, Konservasi, Samudera Pasai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129231</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 14:59:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-31 11:51:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>