<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129216">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>CV. PABRIK TEMPE SOYA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAUZAN HAMDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengendalian kualitas produk adalah suatu proses penting dalam memastikan &#13;
produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.&#13;
Terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan pada Pabrik Tempe SOYA, &#13;
yakni permasalahan yang merujuk terhadap kecacatan produk seperti kacang &#13;
kedelai jatuh saat pemindahan setelah perebusan, jatuh saat pemindahan setelah &#13;
penggilingan dan penggilingan kacang kedelai tidak sempurna. Metode yang&#13;
digunakan dalam pengendalian kualitas adalah Statistical Quality Control (SQC). &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan SQC dalam &#13;
pengendalian kualitas produk di Pabrik Tempe SOYA. Dalam penelitian ini, data &#13;
penelitian yang digunakan ialah data primer dan data sekunder dimana data primer &#13;
didapatkan dari pengambilan data secara wawancara terarah dengan karyawan &#13;
pabrik dan melakukan pengamatan terhadap proses produksi kemudian direkap &#13;
kedalam check sheet. Sedangkan untuk data sekunder didapatkan dari rekap &#13;
laporan produksi pabrik dalam setiap harinya. Statistical Quality Control terdiri &#13;
dari tujuh alat sedangkan dalam penelitian ini hanya digunakan check sheet, &#13;
histogram, peta kendali p dan fishbone diagram. Hasil penelitian ini menunjukkan &#13;
bahwa ada tiga jenis kecacatan dalam periode April - Mei 2024 yaitu kecacatan&#13;
jatuh saat pemindahan setelah direbus, jatuh saat pemindahan setelah digiling dan &#13;
penggilingan tidak sempurna dengan jenis kecacatan yang paling sering terjadi &#13;
yaitu kecacatan pada penggilingan tidak sempurna sebanyak 96,35 kg dimana &#13;
seluruh produk cacat di pabrik ini berada dalam batas pengendalian dan &#13;
penggunaan metode Statistical Quality Control dapat dikatakan efektif dalam &#13;
pengendalian kualitas produk dan membantu perusahaan dalam mencapai standar &#13;
kualitas produk.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Statistical Quality Control, Kecacatan, &#13;
Tempe</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129216</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 13:45:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-31 10:38:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>