<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129214">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI DIODA BYPASS PADA ARRAY PHOTOVOLTAIC YANG MENGALAMI PARTIAL SHADING DENGAN KONFIGURASI SERI-PARALEL DAN BRIDGE LINK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAFIRA AZWANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Partial shading merupakan tantangan yang signifikan bagi efisiensi sistem fotovoltaik, karena menyebabkan penurunan daya keluaran secara drastis. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menggunakan dioda bypass yang diintegrasikan ke dalam modul surya dengan berbagai konfigurasi, yaitu seriparalel (SP) dan bridge link (BL). Dioda bypass digunakan untuk mengalihkan arus dari modul yang terkena shading, sehingga mengurangi penurunan daya keluaran yang signifikan. Simulasi dilakukan menggunakan MATLAB/Simulink untuk menilai kinerja sistem PV dengan dan tanpa dioda bypass pada berbagai skenario shading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dioda bypass tidak hanya meningkatkan efisiensi daya keluaran, tetapi juga mengubah karakteristik kurva I-V dan P-V, yang menghasilkan beberapa puncak daya maksimum sesuai dengan jumlah dan lokasi dioda bypass yang dipasang. Dari berbagai konfigurasi yang diuji, konfigurasi bridge link (BL) dengan dioda bypass terbukti paling efektif, menghasilkan daya maksimum yang lebih tinggi dan kerugian daya yang lebih rendah dibandingkan konfigurasi seri-paralel (SP). Dengan demikian, konfigurasi bridge link dengan dioda bypass disarankan sebagai solusi yang optimal untuk memaksimalkan kinerja sistem PV dalam kondisi shading parsial, yang sering terjadi dalam aplikasi dunia nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam desain sistem PV yang lebih efisien dan andal dalam menghadapi kondisi lingkungan yang tidak ideal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129214</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 13:20:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-31 10:36:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>